Ingin Lulus UN, Pelajaran Tambahan Dibuka di Gereja

Kompas.com - 27/04/2009, 13:15 WIB
Editor

KUPANG, KOMPAS.com — Sebanyak 68.268 siswa SMP di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti ujian nasional (UN), Senin (27/4), tetapi untuk menghindari kelulusan 0 persen, sejumlah kepala sekolah mengambil kebijakan membuka pelajaran tambahan di gereja pada sore hari bagi siswanya.

"Studi sore itu sambil menggelar renungan rohani agar usaha siswa dalam belajar dapat dikabulkan oleh Tuhan," kata Kepala SMP Sinar Pancasila Kupang Bernadus Katu, Senin.

Pada UN tahun sebelumnya, dari 37 peserta UN di SMP Sinar Pancasila Kupang, tak ada satu siswa pun yang lulus dalam UN tersebut sehingga kondisi ini membuat kepala sekolah swasta itu cemas.

"Dinaikkannya standar kelulusan siswa menjadi 5,50 dari 5,25 pada UN tahun sebelumnya mendorong para siswa harus belajar ektra untuk menggapai nilai tersebut karena pengalaman buruk pada tahun sebelumnya," kata Katu.

Pada UN tahun ini peserta UN di SMP Sinar Pancasila Kupang hanya 27 siswa.

"Hasil UN tahun lalu menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi kami di sekolah ini. Kami tidak mau lagi menuai hasil yang sama seperti pada tahun sebelumnya. Karena itu, siswa peserta UN diwajibkan mengikuti pelajaran tambahan pada sore hari di gereja yang sudah ditentukan," katanya.

Secara terpisah, Kepala SMP Negeri 5 Kupang Christian Taek menyatakan cukup khawatir dengan dinaikkannya standar kelulusan siswa menjadi 5,50 karena pengalaman tahun sebelumnya, standar kelulusan yang ditetapkan 5,25 persen, masih sulit dicapai para perserta UN.

Pada UN tahun lalu SMP Negeri 5 Kupang hanya mampu meluluskan 37 dari 140 siswanya sehingga kondisi ini membuat kepala sekolah bertambah khawatir.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengharapkan UN bagi siswa/siswi SMP di daerah ini harus bebas dari pengaruh pihak penyelenggara untuk menjaga murninya hasil kelulusan yang dicapai oleh masing-masing siswa.

Gubernur Lebu Raya mengemukakan hal ini karena dalam UN SMU/SMK pada pekan lalu, ada kepala sekolah yang dilaporkan membagi-bagi kunci jawaban kepada peserta didiknya untuk menghindari kelulusan 0 persen seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X