Sementara, Polisi Itu Benar Telah Cabuli Tahanan

Kompas.com - 05/03/2009, 08:31 WIB
Editor

MALANG — Unit Pelayanan Pengaduan dan Penegakan Disiplin (P3D) atau Provost Polresta Malang telah menahan anggota polisi Polsekta Kedungkandang, M. Polisi berinisial M diduga melakukan pencabulan terhadap tersangka yang disidiknya, If (16).

Kapolresta Malang AKBP DTM Silitonga saat dikonfirmasi membenarkan adanya penahanan terhadap M, penyidik berpangkat Bripka. “Anggota yang dimaksud memang sudah ditahan dan kasus ini terus diselidiki,” kata Kapolresta, Rabu (4/3).

Lebih lanjut, Kapolresta menjelaskan, dirinya belum bisa berkomentar banyak mengingat pihaknya masih terus mendalami kasus ini. Namun, hasil penyelidikan sementara menyebutkan adanya tindakan pencabulan yang dilakukan oleh anggota penyidik tersebut.

“Kasus ini masih terus didalami dan hasil sementara menyebutkan ada pencabulan,” katanya tanpa memberikan penjelasan rinci mengenai pencabulan yang dimaksud.


Mengenai adanya kemungkinan lain selain pencabulan, Kapolresta yang sebelumnya akan serius menangani kasus ini menjelaskan, hal tersebut masih harus ditentukan dari hasil visum tim dokter.

Hingga kini hasil visum tersebut belum diterimanya. Hasil visum menjadi sesuatu yang terpenting dalam pengungkapan kasus ini mengingat dalam kejadian tersebut tidak ada satu saksi mata yang menyaksikan.

“Hasil visum sangat menentukan untuk mengambil langkah-langkah berikutnya,” ucap Kapolresta. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pencabulan oleh anggota polisi ini mencuat setelah Arifin dan Hayati, orangtua If, pada Sabtu lalu mendapatkan laporan dari anaknya bahwa dirinya sudah diperkosa oleh M yang saat itu memeriksanya.

Hayati dalam keterangannya mengatakan, dirinya sempat mengobrol langsung dengan anaknya saat membesuk di Polsekta Kedungkandang. If ketika itu bersikap aneh dengan terus menangis. Ketika didesak, Hayati mendapatkan pengakuan yang membuat hatinya terberai hancur sebagai wanita ataupun sebagai ibu.

Hayati sempat bertemu dengan anaknya di rumahnya di Jalan Welirang, Klojen, dengan diantar oleh M, Jumat malam. Ketika itu, M menyerahkan surat penahanan dan meminta Hayati untuk menyiapkan pakaian ganti untuk If. Saat itu If mengenakan kaus dan celana pendek berbahan jins.

M yang sempat dikonfirmasi begitu kasus ini ditangangi oleh P3D menegaskan dirinya tidak melakukan pencabulan atau perkosaan seperti yang dituduhkan. why



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X