Oknum Polisi Diduga Cabuli Gadis Tahanan

Kompas.com - 03/03/2009, 10:35 WIB
Editor

MALANG, SELASA — Seorang anggota polisi, M, diduga melakukan pencabulan dan pemerkosaan terhadap If (16), tersangka yang diperiksanya. Kasus ini telah dilaporkan ke Unit Pelayanan Pengaduan dan Penegakan Disiplin atau Provost Polresta Malang.

Laporan adanya dugaan pemerkosaan oleh M terkuak dari keterangan Arifin (49) dan Hayati (43), orangtua If yang ditahan di Polsek Kedungkandang, Jumat (27/2) sore. If ditahan dengan tuduhan mencuri bersama temannya, Mis.

“Waktu besuk di Polsek (Kedungkandang), pada Sabtu pagi, anak saya itu hanya menangis saja. Ia ngomong ke saya kalau dikeloni polisi,” kata Hayati, Senin (2/3). Hayati yakin anaknya diperkosa polisi karena Mis bercerita jika Jumat malam If dikeluarkan dari kamar tahanan dengan waktu yang lama.

If saat ini berada di Polresta Malang karena Polsek Kedungkandang telah melimpahkan kasus ini ke unit Pelayanan Perempuan Anak (PPA), mengingat If masih di bawah umur.

Keyakinan pihak keluarga semakin kuat setelah Arifin yang membesuk putri ketiganya di Polresta Malang, Minggu siang, juga bertemu dengan seorang anggota polisi yang memintanya tutup mulut.

“Ada polisi yang bilang begini `Jangan omong ke siapa-siapa karena hal ini bisa membuat malu polisi seluruh Malang. Sudah diam saja. Biar saya yang mengurus M`. Tapi sebagai orangtua, saya tidak terima. Saya ingin keadilan,” kata Arifin yang sehari-hari berjualan barang bekas.

Sementara itu, M yang berpangkat Bripka dengan terbuka bersedia dikonfirmasi terkait tuduhan itu. M dengan tegas membantah telah bertindak di luar kewenangannya sebagai penyidik terhadap korban. “Tidak benar jika saya melakukan tindakan yang dituduhkan (memerkosa) oleh mereka,” tegasnya.

M membenarkan Unit P3D datang ke kantor Polsekta Kedungkandang untuk menemuinya. Namun, belum ada pemeriksaan apa pun terhadap dirinya. “Provost memang sudah datang, namun saya belum diperiksa sama sekali,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakapolresta Malang Kompol R Setijo Nugroho Hp SIK belum mau berkomentar banyak tentang anggota polisi yang diperiksa P3D. “Saya belum mendapatkan laporan,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Kapolsek Kedungkandang AKP Nurhadi Santoso juga mengeluarkan pernyataan serupa. “Saya tidak bisa komentar, pernyataan hanya dikeluarkan oleh Kapolresta,” ucapnya. Kapolresta Malang AKBP DTM Silitonga hingga sore kemarin masih belum bisa dikonfirmasi karena sedang berada di Surabaya untuk menghadiri upacara serah terima jabatan Kapolda Jatim yang baru. (why)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X