PM Thailand: Pemberitaan Rohingya Berlebihan

Kompas.com - 21/02/2009, 16:46 WIB
Editor

JAKARTA, SABTU - Pemberitaan media internasional mengenai tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat Thailand terhadap kaum pengungsi suku Rohingya dari Myanmar berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Demikian disampaikan Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, Sabtu (21/2) di Sekretariat ASEAN, Jakarta.

"Kami menindaklanjuti berita (kekerasan terhadap Rohingya) tersebut, dan meminta beberapa lembaga pemerintah untuk mengecek fakta laporan tersebut, dan ternyata tidak sesuai," ujar PM Vejjajiva.

Vejjajiva menduga, beberapa orang melaporkan hal yang tidak benar tersebut kepada media internasional. Karenanya, PM Vejjajiva meminta media internasional yang memiliki bukti adanya tindak kekerasan segera melaporkannya kepada Komisi Hak Asasi Manusia, sebuah lembaga HAM independen di Thailand.

Lebih lanjut, PM Vejjajiva mengatakan bahwa kasus pengungsi Rohingya bukan tanggung jawab pemerintah Thailand, melainkan tanggung jawab negara-negara di kawasan, termasuk negara asal, negara tujuan, dan negara persinggahan. "Saat ini kami sedang menggalang kerja sama regional. Kami meminta masukan atau solusi terhadap fenomena ini," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.