Pencabut Nyawa Bernama Jembatan Beringin

Kompas.com - 19/02/2009, 07:10 WIB
Editor

JEMBATAN Beringin yang melintang di atas Sungai Lubai, Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Muara Enim, sering meminta korban. Malah, dalam satu bulan bisa 2-3 kali terjadi kecelakaan. Lokasinya memang sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dari arah Prabumulih, sekitar 50 meter sebelum jembatan, merupakan tikungan tajam dan langsung mengarah ke jembatan. Setelah melewati jembatan, jalan juga langsung membelok. Apalagi jembatan itu merupakan jembatan tua yang sempit, lebarnya kira-kira hanya 8 meter. Tidak hanya itu, pagar jembatan juga terbuat dari besi yang rapuh.

Bahkan, di lokasi mobil rombongan biarawati/suster RS RK Charitas Palembang terjun ke sungai, sebelumnya pagar jembatan memang sudah tidak ada. Akibat kecelakaan itu, 8 biarawati dan seorang sopir tewas. "Pagar jembatan itu sudah lama rusak. Penyebabnya juga akibat kecelakaan,” ujar Rozi (45), warga setempat yang rumahnya terletak sekitar 200 meter dari jembatan tersebut.

Ia mengatakan, kecelakaan di jembatan itu, baik sepeda motor maupun mobil, sering terjadi. Sebagian malah ada yang terjun bebas ke sungai.

Sejak 10 tahun terakhir, baru pada kecelakaan ini yang paling banyak memakan korban jiwa. “Kalau sekitar 10 tahun lalu ada juga kecelakaan yang menewaskan penumpang mobil, kalau tidak salah ada 6 korban tewas saat itu,” ungkap Rozi.

Hal sama juga diungkap Jufri, tetangga Rozi. Jika kecelakaan motor atau mobil yang menyebabkan korban luka-luka sudah biasa ditemui warga di jembatan itu. Namun anehnya, sampai saat ini jembatan itu tak juga kunjung diperbaiki.

“Kalau kita minta jembatan itu agar diganti. Posisinya juga harus diubah, jangan sampai menikung seperti saat ini. Kita minta diluruskan saja posisinya,” kata Jufri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga setempat memang sudah lama mendambakan jembatan itu diperbaiki, dan jika perlu diganti konstruksi dan posisinya. Tapi, sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan ada perbaikan jembatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Beringin El Hanson saat ditemui mengakui kondisi tersebut. “Kita sudah sering membuat usulan perbaikan jembatan itu ke Pemkab Muara Enim,” katanya. Namun, beberapa waktu lalu, menurut Hanson, sudah ada sejumlah petugas Dinas PU Sumsel yang mengukur badan jembatan. Tapi, ia tidak mengetahui apakah akan ada proyek perbaikan jembatan tersebut. “Belum tahu saya kalau soal itu,” imbuhnya.(nik)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.