Dukun Cilik Jombang Tolak Pindah Tempat Praktik

Kompas.com - 02/02/2009, 23:13 WIB
Editor

Pantauan Surya, sekitar 50 meter dari ujung gang menuju ke rumah Ponari memang rusak parah. Itu pula yang membuat antrean kendaraan dan ribuan manusia yang menunggu giliran berobat menjadi sangat panjang sehingga berdesak-desakan.

Menurut Wanto, perbaikan jalan dusun itu dibiayai dari penghasilan parkir kendaraan yang dikelola pihak ‘panitia pengobatan’. Tetapi dia tidak bisa merinci perkiraan jumlah biaya yang dibutuhkan.

"Kami usahakan sampai jalan ini bagus. Biaya kami diambilkan dari penghasilan parkir," kata Wanto.

Dia menjamin tidak mengambil isi kotak amal yang disumbangkan pasien untuk Ponari.

"Kotaknya hingga sekarang belum dibuka. Itu hak Ponari dan keluarganya," kata Wanto.

Selama ini Ponari setiap mengobati pasien menolak dibayar banyak. Dia hanya mau menerima rata-rata Rp 2000, yang dimasukkan ke dalam sebuah kotak khusus.

Perbaikan jalan masuk ke rumah Ponari merupakan persyaratan dari polisi sebelum Ponari kembali diperbolehkan menerima pasien. Tujuannya agar aliran kendaraan dan massa dapat lancar, guna menghindari jatuhnya korban lagi akibat berdesak-desakan saat antre menunggu giliran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Prinsipnya kami tidak mempersulit orang berobat. Kami hanya mencoba membantu mengatur agar lebih lancar dan tidak terjadi korban," ungkap Kapolres Khosim.

Dia juga meminta agar mekanisme antrean diperbaiki secara lebih efisien. "Kami sarankan agar diberlakukan sistem pemberian nomor antrean. Siapa yang datang lebih dulu diberi karcis bernomor, kemudian dipanggil," kata kapolres.

Karena Ponari menolak dipindahkan tempat praktiknya, maka polisi memberi syarat praktik bisa dibuka lagi setelah perbaikan jalan selesai. "Saya berharap dalam dua-tiga hari sudah bisa selesai, dan pengobatan dapat dimulai lagi," kata kapolres. (ST8)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.