Mendagri Lantik Zainul Majdi Sebagai Gubernur NTB

Kompas.com - 18/09/2008, 06:09 WIB
Editor
MATARAM - Menteri Dalam Negeri Mardiyanto melantik Zainul Majdi dan Badrul Munir sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Rabu (17/9) di Mataram. Pasangan tersebut adalah pemenang Pilkada NTB 7 Juli 2008.

”Mulai saat ini, setelah Saudara dilantik, Saudara adalah milik seluruh masyarakat NTB (Nusa Tenggara Barat), bukan hanya milik beberapa kelompok masyarakat,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto menekankan.

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) NTB 2008, Majdi-Badrul meraih suara terbanyak (847.976 suara). Mereka mengalahkan Lalu Serinata-M Husni Djibril, Zaini Arony- Nurdin Ranggabarani, dan Nanang Samodra-M Jabir.

Gubernur-Wakil Gubernur NTB periode sebelumnya adalah Lalu Serinata-Bonya Tamrin Rayes.

Mendagri dalam kesempatan itu juga mengatakan, meski diwarnai persoalan hukum, Pilkada NTB berjalan sesuai praktik demokrasi. ”Kalaupun ada proses hukum, tetapi ending-nya bagus,” katanya.

Proses itu, lanjut Mendagri, penting dalam pendidikan demokrasi, di mana kata kuncinya adalah semua pihak menghormati dan taat pada aturan main yang berlaku. Diharapkan, kultur demokratis dalam proses Pilkada NTB akan memberikan kontribusi bagi demokrasi yang berkembang secara nasional.

Gugatan

Dalam Pilkada NTB tahun ini, Lalu Serinata-Husni Djibril dan Nanang Samodra-M Jabir menggugat hasil pilkada itu melalui Mahkamah Agung (MA). Alasannya antara lain adanya penggelembungan suara dan pencoblosan ganda yang mengantarkan Majdi-Badrul menang.

Dalam kaitan itu, MA menolak gugatan Serinata-Djibril. Menurut MA, alasan gugatan mereka tidak terbukti.

Terhadap gugatan Nanang Samodra-M Jabir, MA menyatakan bahwa gugatan mereka dianggap tidak ada karena penggugat dan penasihat hukumnya tidak hadir dalam beberapa kali persidangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.