Biaya Aborsi Sebenarnya Hanya Rp 600 Ribu

Kompas.com - 29/08/2008, 04:17 WIB
Editor

JAKARTA, KAMIS - Menurut praktisi kesehatan dr Kartono, biaya aborsi di beberapa klinik yang sekarang masih diilegalkan sekitar Rp 5 juta. Sedangkan biaya layanan aborsi yang aman dengan fasilitas pendukung yang memadai hanya membutuhkan Rp 600 ribu. Hal itu dikatakannya seusai menjadi pembicara dalam seminar Aborsi: Menagih Tanggung Jawab Negara yang diadakan Kalyana Mitra di Graha Sucofindo, Jakarta Selatan, Kamis (28/8).

"Praktik aborsi di klinik-klinik ilegal yang belum terjamin keamanannya itu ada karena memang tidak tersedianya layanan aborsi dengan alasan medis sekalipun yang dilegalkan, padahal ini kan hak reproduksi perempuan," jelasnya. Selama ini, dikatakan Kartono, masyarakat masih memandang aborsi identik dengan free sex yang dilakukan remaja atau perempuan dewasa yang belum menikah.

"Padahal menurut penelitian Yayasan Kesehatan Perempuan di 9 kota Indonesia (2002), aborsi dilakukan oleh perempuan yang sudah menikah sebesar 87 persen dengan alasan psikososial 57,5 persen dan 36 persen karena gagal KB," jelasnya.

Dalam revisi UU Kesehatan No 12/1992, menurut Kartono, seharusnya memasukkan klausul standar layanan aborsi yang aman dengan tenaga medis terlatih, fasilitas memadai dan harga yang terjangkau bagi semua perempuan dari kalangan mana pun.

"Kontroversi aborsi seharusnya tidak perlu terjadi, karena persoalannya bukan pada boleh tidaknya aborsi tetapi bagaimana negara wajib memberi layanan kesehatan reproduksi terhadap perempuan secara layak, ini yang harus diperjuangkan," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.