Salin Artikel

RTH Putri Kaca Mayang Raih Predikat RBRA, Modal Pekanbaru Jadi Kota Layak Anak

KOMPAS.com - Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang di Kota Pekanbaru berhasil meraih predikat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Predikat itu diberikan berdasarkan penilaian standarisasi ruang bermain yang dilakukan tim auditor KemenPPPA pada 2025.

Capaian tersebut menjadi modal utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru untuk mencapai target Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru Erna Juita mengatakan bahwa predikat RBRA merupakan tingkatan tertinggi dalam penilaian ruang bermain yang menjadi salah satu standar sebuah kota berhak mendapatkan predikat KLA.

"RBRA merupakan kategori penilaian tertinggi setelah RBRA Pratama, Madya, Nindya, dan Utama. Insyaallah dalam bulan ini kami akan segera menjemput penghargaan tersebut ke KemenPPPA," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (30/3/2026).

Erna menyebut, RTH Putri Kaca Mayang merupakan satu-satunya ruang bermain di Provinsi Riau yang masuk penilaian tingkat nasional.

"Alhamdulillah, kami sudah menerima pemberitahuan bahwa RTH Putri Kaca Mayang mendapatkan predikat RBRA dari KemenPPPA," ungkapnya.

Selain membenahi ruang bermain, Pemkot Pekanbaru juga telah berkolaborasi dengan dinas pendukung lain untuk meningkatkan keramahan terhadap tumbuh kembang anak di Kota Pekanbaru. Pasalnya, semua faktor pendukung harus ditingkatkan untuk meraih predikat KLA.

"Kita juga sudah mendapatkan penghargaan kategori terbaik untuk Pustaka dan Puskesmas (dengan) mengadakan ruang bebas rokok, bebas bermain tanpa risiko bagi anak, dan sebagainya," tutur Erna.

Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras mengejar predikat KLA pada 2026, termasuk tim pengelola RTH Putri Kaca Mayang atau Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

"Mudah-mudahan dan semoga menyusul RBRA lainnya di Kota Pekanbaru," ucap Erna. 

https://regional.kompas.com/read/2026/03/30/150501878/rth-putri-kaca-mayang-raih-predikat-rbra-modal-pekanbaru-jadi-kota-layak

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com