Salin Artikel

Jaga Integritas, Walkot Pekanbaru Agung Nugroho Tegaskan Tolak Gratifikasi dan Parsel Lebaran

KOMPAS.com – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah (H)/2026, Wali Kota (Walkot) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pemerintahannya menolak pemberian gratifikasi. 

Melalui surat pemberitahuan resmi, dia menginstruksikan seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN), pimpinan badan usaha milik daerah (BUMD), hingga rekanan swasta untuk tidak mengirimkan pemberian dalam bentuk apa pun kepada dirinya.

Dalam pemberitahuan tersebut, Agung menyatakan tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun, seperti uang, parsel, hadiah, maupun barang yang berkaitan dengan jabatannya sebagai wali kota Pekanbaru.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas, menjauhi praktik korupsi, serta membangun budaya pemerintahan yang bersih demi kemajuan daerah.

“Momentum Idul Fitri menjadi pengingat bagi kita semua untuk kembali kepada nilai-nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas serta melayani masyarakat,” ujar Agung dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (9/3/2026).

Dia juga menegaskan tidak pernah menunjuk, memerintahkan, maupun memberikan kuasa kepada siapa pun untuk menerima atau mengambil pemberian atas namanya.

Karena itu, Agung mengingatkan masyarakat agar waspada jika ada pihak yang mengatasnamakan atau mengaku mewakili wali kota Pekanbaru untuk meminta atau menerima pemberian.

Dia memastikan tindakan tersebut tidak benar dan bukan atas sepengetahuan maupun persetujuannya.

Agung menambahkan bahwa prinsip integritas juga berlaku dalam seluruh proses pemerintahan, termasuk promosi dan mutasi jabatan, pengambilan kebijakan, pelaksanaan program, serta pelaksanaan proyek dan kegiatan pemerintah.

Dia menegaskan tidak ada pemberian atau imbalan dalam bentuk apa pun yang dapat memengaruhi keputusan yang diambilnya dalam menjalankan amanah sebagai wali kota.

Menurutnya, komitmen itu merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta bebas dari praktik gratifikasi, suap, maupun konflik kepentingan di Pekanbaru.

Pemkot Pekanbaru pun berkomitmen terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel demi mewujudkan kota yang maju, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

https://regional.kompas.com/read/2026/03/09/145042678/jaga-integritas-walkot-pekanbaru-agung-nugroho-tegaskan-tolak-gratifikasi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com