Salin Artikel

Bubarkan Pungutan di Jalan Bekasi, Dedi Mulyadi Janjikan Rp 50 Juta untuk Pembangunan Mushala

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Kang Dedi Mulyadi atau KDM membubarkan aksi warga yang melakukan pungutan di jalan raya untuk pembangunan mushala di kawasan Badu Renan, Kota Bekasi, Jabar, Kamis (21/8/2025).

Aksi tersebut dianggap membahayakan keselamatan dan tidak diperbolehkan, meski tujuannya untuk membangun rumah ibadah. Dalam pertemuan langsung di lokasi, Dedi menegur sekelompok warga yang sebagian ibu-ibu.

“Ini saya nih sama emak-emak yang mungut di jalan raya. Mana emak-emak yang mungut di jalan raya tadi? Sini. Nggak boleh mungut di jalan raya buat pembangunan apapun, termasuk masjid,” ujar Dedi dalam keterangan video kepada Kompas.com, Kamis.

Warga yang dihampiri Dedi mengaku melakukan pungutan karena kekurangan biaya pembangunan Mushala Al-Ikhlas.

Menurut pengakuan warga, pembangunan mushala tersebut sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Namun belum selesai karena kekurangan dana sekitar Rp 50 juta.

“Butuh, Pak. Bangun mushala. Mushala Al-Ikhlas. Nggak kelar-kelar, sudah satu tahun, Pak. Duitnya nggak ada,” kata salah satu warga.

Mendengar hal itu, Dedi langsung menegaskan komitmennya untuk membantu menutup kekurangan biaya pembangunan agar warga tidak lagi melakukan pungutan di jalan.

“Ya, besok saya kirim Rp 50 juta. Oke? Nggak boleh mungut lagi di jalan, ya. Rp 50 juta. Terima kasih,” ucap Dedi.

Dedi menambahkan, pungutan di jalan raya bukanlah solusi yang tepat untuk membangun fasilitas ibadah.

Pemerintah daerah, kata dia, siap mencari jalan keluar bersama warga agar pembangunan berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum. 

https://regional.kompas.com/read/2025/08/21/094643978/bubarkan-pungutan-di-jalan-bekasi-dedi-mulyadi-janjikan-rp-50-juta-untuk

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com