Salin Artikel

Beri Kado Hardiknas, Mas Dhito Ajak Siswa SMA Boarding School Menginap di Rumdin Bupati

KOMPAS.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiahkan siswa angkatan pertama SMA Dharma Wanita Boarding School kesempatan menginap di Pendopo Panjalu Jayati pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat (2/5/2025).

Selain memberikan pengalaman berharga, bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu mengajak siswa melakukan room tour. Mereka diajak berkeliling mulai dari ruang tamu, ruang makan, hingga kamar tidur dan ruang kerja bupati.

Mas Dhito mengungkapkan, pengalaman tersebut diharapkan dapat memacu semangat belajar siswa untuk menggapai cita-cita. Salah satunya menjadi seorang bupati, seperti dirinya.

“Semoga suatu saat, salah satu dari kalian akan ada yang menggantikan saya berdiri di sini sebagai bupati,” kata Mas Dhito dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (3/5/2025).

Menariknya, para siswa membalas hadiah Mas Dhito dengan memberikan lukisan wajah Mas Dhito dan istrinya, Eriani Annisa Hanindhito. Lukisan ini dibuat sendiri oleh siswa-siswa ini hanya dalam hitungan jam.

Salah satu siswa yang mendapatkan kesempatan untuk menginap di rumah dinas bupati, Darul Ulum, mengatakan bahwa pemberian hadiah lukisan tersebut merupakan inisiasi dari temannya, Mohammad Kelvin Andrian Maulana.

Berangkat dari ide tersebut, para siswa sekolah berasrama ini kemudian berbagi tugas mempersiapkan keperluan untuk melukis. Hasilnya, lukisan tersebut rampung dikerjakan dengan bantuan adik kelas dan salah satu guru dalam beberapa jam saja.

“Kelvin ingin memberikan sesuatu yang terlihat sederhana, tetapi bernilai. Hadiah ini merupakan kenang-kenangan dari kami siswa SMA Dharma Wanita Pare kepada Mas Dhito,” kata Ulum.

Siswa angkatan pertama tersebut mengaku tak mau menyia-nyiakan kesempatan bisa menginap di Pendopo kebanggaan masyarakat Kediri tersebut. Mereka memanfaatkan momen berharga ini untuk mempelajari sejarah pendopo yang pernah dipugar dimasa Mas Dhito ini.

Ruang kerja Mas Dhito, lanjut Ulum, menjadi salah satu sudut paling favorit. Ia merasa penasaran dengan ruangan ini.

Rasa penasaran itu bukan tanpa alasan. Terlebih, beberapa temannya, termasuk Kelvin, terlebih dahulu bisa mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan momen bersama Mas Dhito di ruang kerjanya pada Halal Bihalal 15 April 2025.

Melalui kesempatan tersebut, Ulum bersama siswa lain mengaku bangga dan berterimakasih kepada Mas Dhito.

“Semoga Mas Dhito sehat terus, panjang umur, dan juga diberikan rezeki yang melimpah,” katanya diamini oleh rekan-rekannya yang lain.

https://regional.kompas.com/read/2025/05/03/204632378/beri-kado-hardiknas-mas-dhito-ajak-siswa-sma-boarding-school-menginap-di

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com