Salin Artikel

Tahap I Selesai, Bupati Jekek: Revitalisasi Wisata Waduk Gajah Mungkur Dilanjutkan ke Tahap II

KOMPAS.com - Bupati Wonogiri Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek menyatakan bahwa revitalisasi obyek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) zona atau tahap I sudah selesai sejak beberapa bulan lalu.

Pemerintah pusat akan melanjutkan revitalisasi tahap II dengan anggaran sekitar Rp 75 miliar.

Jekek mengatakan, revitalisasi tahap II WGM dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri melakukan finalisasi terhadap area yang akan dibangun lagi.

“Anggaran revitalisasi WGM tahap II diperkirakan sekitar Rp75 miliar. Hanya saja, kami masih menunggu kepastian karena kami diminta untuk menyelesaikan area mana saja yang akan dibangun pada WGM,” ujar Jekek dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (25/5/2024).

Jekek menambahkan, revitalisasi WGM yang berlanjut tahap II membuat pengelolaan fisik bangunan tahap satu yang sudah selesai belum diserahkan ke Pemkab Wonogiri.

Pengelolaan wisata akan diserahkan kepada Pemkab Wonogiri usai revitalisasi WGM selesai.

“Proyek revitalisasi WGM sejatinya menjadi ranah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun, sebagian area wisata WGM yang sudah selesai direvitalisasi dapat diakses pengunjung seperti taman,” kata Jekek.

Jekek sendiri mengaku belum mengetahui detail kelanjutan proyek revitalisasi WGM tahap II. Meski demikian, ia memastikan bahwa proyek revitalisasi WGM akan dilaksanakan selama beberapa tahun atau multiyears.

Saat ini, Pemkab Wonogiri tengah melakukan kajian teknis sementara terkait obyek-obyek yang akan direvitalisasi.

Kajian diperlukan agar tempat wisata dapat bermanfaat, baik bagi pengunjung maupun pengelola usai direvitalisasi.

“Selama revitalisasi tahap II berlangsung, obyek wisata WGM Wonogiri akan ditutup untuk pengunjung. Bila tetap dibuka, dikhawatirkan akan berisiko untuk keselamatan dan kenyamanan pengunjung wisata WGM,” ucapnya.

Untuk diketahui, revitalisasi obyek wisata WGM Wonogiri tahap I mulai dikerjakan sejak 2023 dan berakhir pada 2024.

Pagu anggaran yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk merevitalisasi WGM tahap I sebesar Rp 28,9 miliar.

Kementerian PUPR telah membagi tiga zona revitalisasi waduk tersebut sesuai rencana pembangunan infrastruktur kawasan wisata WGM Wonogiri.

Zona pertama memiliki luas sekitar 10 ha dan berada di tengah obyek wisata WGM.
Selanjutnya, zona kedua punya luas sebesar 75 ha dan merupakan area perluasan kawasan wisata WGM dan lakefront tourism.

Sementara, zona ketiga punya luas 162 ha dan berada di area pengembangan Bukit Joglo serta Watu Cenik.

https://regional.kompas.com/read/2024/05/25/190656278/tahap-i-selesai-bupati-jekek-revitalisasi-wisata-waduk-gajah-mungkur

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com