Salin Artikel

Beri Roti dan Uang Rp 100.000, Pria di Lubuklinggau Sodomi Anak Tiri Berusia 6 Tahun

LUBUKLINGGAU, KOMPAS.com - Seorang bocah laki-laki di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan inisial RA (6) menjadi korban sodomi yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri, yakni HM (28).

Akibat perbuatannya, HM kini mendekam di sel tahanan usai dilaporkan oleh VA (30), istrinya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Robi Sugara mengatakan, kejadian itu terungkap setelah korban mengeluhkan sakit di bagian duburnya. Korban pun akhirnya menceritakan peristiwa tersebut kepada ibunya.

Kesal dengan perbuatan pelaku, VA lalu melaporkan HM ke polisi hingga ia pun tertangkap.

Menurut Robi, HM mengaku telah dua kali melakukan aksi sodomi terhadap anak tirinya tersebut. Ia memberi uang Rp 100.000 dan roti agar RA tutup mulut.

“Korban dua kali disodomi oleh pelaku di rumahnya. Saat itu pelaku datang sambil membawa roti untuk mengimingi korban. Kemudian diberikan uang Rp 100.000,” kata Robi.

Robi menjelaskan, korban sempat menolak saat akan disodomi pelaku. Namun, HM tetap membujuk anak tirinya itu dengan imbalan uang.

“Saat korban mengeluh kesakitan di anusnya, ibu korban curiga. Setelah itu korban baru mengaku bahwa sudah disodomi bapak tirinya,” ujarnya.

Ketika ditangkap HM pun tidak melakukan perlawanan. Ia pun langsung mengakui perbuatannya tersebut di hadapan polisi. Selain itu, polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang diduga pedofil atau penyuka anak-anak.

“Masih akan terus kami kembangkan,” jelasnya.

Atas perbuatannya, HM pun terancam dikenakan pasal 82 ayat 1 Undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara selama 15 tahun.

https://regional.kompas.com/read/2023/01/29/121221078/beri-roti-dan-uang-rp-100000-pria-di-lubuklinggau-sodomi-anak-tiri-berusia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke