Salin Artikel

Percetakan Uang Palsu di Lampung Dibongkar, Rp 1,3 Miliar Upal Disita, 8 Pelaku Ditangkap di 4 Provinsi

Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo mengatakan, lokasi percetakan di Lampung Timur itu diketahui setelah anggotanya menangkap salah satu pelaku penyebaran uang palsu di Kabupaten Mesuji.

“Kita menangkap delapan orang yang kini jadi tersangka pada kasus penyebaran uang palsu ini,” kata Yudo, sapaan akrabnya saat dihubungi Kamis (27/10/2022) petang.

Menurut Yudo, delapan orang pelaku ini ditangkap di empat provinsi yakni Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Ke delapan pelaku ini adalah S (36) warga Mesuji, S (51) warga Tulang Bawang, S (57) warga Lampung Timur.

Kemudian RYS (56), JS (62), dan P (47) warga Jawa Barat. Lalu THW (52), dan T (40) warga Jawa Tengah.

“Ada tiga pelaku lain yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) yakni I, A, dan I. Mereka masih dalam pengejaran,” kata Yudo.

Dalam pengungkapan kasus uang palsu ini, polisi  menyita uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak 13.524 lembar.

Menurut Yudo, uang palsu ini tidak bernilai karena palsu. Tetapi jika tersebar di masyarakat bisa menimbulkan kerugian setara Rp 1,3 miliar.

“Kerugian yang bisa ditimbulkan mencapai Rp 1,35 miliar lebih. Uang palsu ini diduga sudah tersebar di empat provinsi tadi, masyarakat diimbau lebih teliti,” kata Yudo.

Yudo menambahkan, para tersangka dikenakan Pasal 36 ayat (1), (3) UU RI Nomor 7 Tahun 2021 tentang Mata Uang.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Yudo.

https://regional.kompas.com/read/2022/10/27/184438778/percetakan-uang-palsu-di-lampung-dibongkar-rp-13-miliar-upal-disita-8

Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke