NEWS
Salin Artikel

Kisah 2 Anak Nelayan Miskin, Menderita Hydrocephalus dan Lumpuh, Belum Terdaftar DTKS

MEDAN, KOMPAS.com – Iksan Hambali, 10 bulan, diam di gendongan ibunya. Anak dari Ramlan dan Iptinuroh ini menderita penumpukan cairan di rongga otak atau hydrocephalus sejak lahir.

Mereka tinggal di Desa Paluhsibaji, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. 

Tak jauh dari rumah Iksan, tergeletak Riski Soliwa (10). Putra pertama pasangan Solihin dan Wirda, yang pelan-pelan lumpuh akibat pembekuan darah di kepalanya.

Kata Wirda, sewaktu berumur delapan tahun, anaknya mengalami benturan yang mengakibatkan pendarahan di dalam kepala. Trauma membuat Riski mengalami kebutaan dan lumpuh.

Kondisi kedua anak nelayan miskin itu terkuak saat Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Sumut Nawal Lubis bersama Kepala Dinas Sosial Basarin Yunus Tanjung mengunjungi mereka pada Selasa (9/8/2022).

Terungkap pula, kedua keluarga belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Padahal, DTKS merupakan sumber data utama pemerintah memberi bantuanan.

Nawal mengaku prihatin dengan kondisi kedua anak dan keluarganya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Deliserdang segera membantu memasukan kedua keluarga ke DTKS supaya mendapat berbagai program bantuan sosial dari pemerintah pusat.

Dengan begitu, terbantu pula kebutuhan hidup dan pengobatan untuk Iksan dan Riski.

Menurut Nawal menyemangati kedua orangtua anak, meminta keluarga tetap berupaya yang terbaik untuk merawat.

Cobaan yang dialami adalah kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, harus dijalani dengan bijaksana.

"Tetap sabar dan berserah kepada Allah, kita upayakan yang terbaik. Jangan putus asa...” ucapnya sambil menyerahkan bantuan dan bingkisan.

Nawal berpesan agar keluarga terus memeriksakan kesehatan anaknya, memberi makanan bergizi dan vitamin, supaya kondisi fisiknya tidak semakin buruk.

Para orangtua juga diingatkan tetap menjaga kesehatan biar mampu merawat anak-anaknya.

Iptinuroh mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya, begitu pula Wirda.

Mereka sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk bisa merawat anak-anaknya.

“Terima kasih kepada Ibu Nawal yang sudah mengunjungi anak kami. Kami keluarga nelayan kecil, sangat berharap uluran tangan seperti ini untuk membantu kami,” kata Wirda.

Kepala Dinas Sosial, Basarin Yunus Tanjung mengatakan, pihaknya akan membantu kedua keluarga segera terdaftar di DTKS.

“Kita sudah cek, memang belum terdaftar dalam DTKS. Kita akan bantu...,” katanya.

https://regional.kompas.com/read/2022/08/10/202548478/kisah-2-anak-nelayan-miskin-menderita-hydrocephalus-dan-lumpuh-belum

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Regional
Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Rumahnya Direnovasi Bobby Nasution, Warga Medan Labuhan: Kedatangan Pak Wali Membawa Berkah

Regional
Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Bupati Jekek Tegaskan Wonogiri Manfaatkan KPJ untuk Tekan Angka Kematian Bayi

Regional
Bupati Jekek: Dengan 'Telunjuk Sakti' Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Bupati Jekek: Dengan "Telunjuk Sakti" Pelayanan Administrasi Kependudukan Hanya 15 Menit

Regional
Zona Blok Masela dan Potensi 'Provinsi Prisai' Indonesia

Zona Blok Masela dan Potensi "Provinsi Prisai" Indonesia

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.