NEWS
Salin Artikel

Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Ryan Eka Cahya mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terungkap pelaku diketahui bernama Budi Cahyanto (29) warga Desa Pasarsenen, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Pelaku ditangkap di rumahnya dalam waktu kurang dari 1x24 jam. Motif pelaku menghabisi korbannya karena sakit hati ditagih utang dan diungkit permasalahan terkait investasi bisnis melon bulan Desember tahun 2021 yang lalu.

Kejadian berawal dari tersangka dan korban Bustami berteman di grup Facebook “Kerjasama Wirausaha” pada bulan Oktober 2021.

Dalam grup tersebut korban Bustami menawarkan kerjasama usaha tanam melon dengan membantu modal 75% dan tersangka 25%. Sedangkan hasilnya akan dibagi dua sama rata.

"Setelah sepakat Bustami mentrasfer uang total Rp 35.000.000 pada bulan Oktober 2021. Pada bulan Desember 2021 usaha melon panen, namun hanya memperoleh uang Rp. 28.000.000," katanya.

Atas hasil panen tersebut diketahui Bustami mendapatkan uang Rp 15.000.000 dan tersangka mendapatkan uang Rp 13.000.000.

Ryan melanjutkan, pada hari Jumat (5/8/2022) sekitar pukul 17.00 WIB tersangka di menghubungi korban Bustami untuk menjemputnya di Yogyakarta.

Tersangka kemudian berangkat menggunakan sepeda motor Honda Beat Merah warna hitam dengan bernomor polisi AA 3163 XC menjemput korban Bustami di Yogyakarta. Sesampainya di Yogyakarta tersangka bertemu dengan korban Bustami.

Kurang lebih pukul 22.00 WIB tersangka dengan korban berangkat dari Yogyakarta menuju ke Kebumen. Selama perjalanan kata Ryan, korban mengungkit-ungkit hasil panen melon tahun 2021.

"Kemudian terjadi cek cok dan sempat berhenti di depan Pantai Bugel Kulon Progo. Keributan tersebut dilerai oleh orang yang lewat. Kemudian tersangka dan korban melanjutkan perjalanan ke arah Kebumen," katanya.

Sesampainya di sebelah Barat area Bandara YIA tersangka berhenti dengan alasan ingin kencing. Saat itu tersangka sempat mengambil sebuah batu di dekat tersangka kencing dan disimpan di bawah tas yang berada di pijakan kaki depan sepeda motor.

Setelah itu tersangka dan korban kembali melanjutkan perjalanan. Lalu sampai di Desa Kentengrejo yang merupakan TKP pembunuhan, korban terasa ingin kencing. Kemudian masuk ke jalan desa yang berada di tengah perkebunan.

"Sekembalinya korban dari kencing, ketika korban akan menaiki sepeda motor, tersangka menendang sepeda motor tersebut sehingga korban terjatuh," lanjutnya.

Pada saat itu tersangka mengambil batu yang disimpannya kemudian memukulkan dibagian kepala belakang korban. Mendengar korban masih bersuara tersangka mengambil linggis dan kunci inggris yang berada di dalam jok motor.

"Tersangka memukul kepala korban menggunakan kunci inggris sebanyak satu kali, namun kunci inggris tersebut terlepas dari tangan tersangka sampai terpental," katanya.

Setelah menghabisi Bustami, tersangka mengambil HP, tas, dan topi milik korban. Kemudian pelaku meninggalkannya di tengah jalan dengan penuh luka disekujur tubuh.

Tersangka kemudian membuang tas, topi , kunci inggris, linggis dan batu saat perjalanan pulang ke Kebumen.

"Untuk Handphone korban dijual tersangka senilai Rp.1.200.000 dan telah habis untuk membayar hutang," katanya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP, pasal 351 ayat 3 KUHP, dan pasal 365 KUHP ayat 3.

"Diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun," katanya

https://regional.kompas.com/read/2022/08/10/171205578/begini-kronologi-pembunuhan-mayat-penuh-luka-di-purworejo

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.