Salin Artikel

4 Orang Tewas di Selokan di Jambi, Polisi Tunggu Hasil Visum dan Dalami Dugaan Penganiayaan

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Jambi Kompol Aulia Rahmad mengatakan, sudah melakukan visum jenazah salah satu korban dalam kecelakaan itu.

Visum dilakukan atas permintaan keluarga korban.

"Masih ada tiga visum lagi. Nanti kalau sudah selesai akan kami sampaikan ke keluarga," sebut Aulia dalam konferensi pers di Markas Polda Jambi, Kamis (4/8/2022).

Sedangkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudistira menyebutkan, sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat empat orang tersebut.

Namun, hasil olah TKP belum bisa digunakan untuk menentukan penyebab kematian.

Karena itu, kata Andri, polisi masih perlu menunggu hasil visum jenazah.

"Hasil visumnya belum keluar tapi proses (kecelakaan) seperti yang sudah diceritakan tadi," sebut Andri.

Pihak kepolisian juga sudah memeriksa beberapa saksi, juga memeriksa rekaman kamera CCTV di sepanjang jalan dan tempat hiburan yang didatangi korban sebelum ditemukan tewas.

Dia mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, memang tampak ada keributan di tempat hiburan.

Pihaknya sudah meminta keterangan beberapa saksi yang didapatkan dari identifikasi CCTV sebelum terjadi kecelakaan.

Beberapa orang yang teridentifikasi sempat satu lokasi dengan korban juga dimintai keterangan.

"Kita memeriksa saksi, ada yang sudah teridentifikasi dan ada yang belum teridentifikasi. Yang sudah teridentifikasi kita minta keterangan," katanya.

Andri menjelaskan, hasil keterangan saksi ini nantinya akan digunakan untuk memperkuat konstruksi Pasal 351 soal penganiayaan, terkait dugaan yang dilaporkan keluarga ke Polda Jambi.

Diharapkan dari keterangan para saksi, polisi dapat menemukan bukti-bukti jika ada tindak penganiayaan.

"Kalau ditanya korban dibacok dan sebagainya, hasil visumnya belum keluar," katanya.

Sebagai informasi, empat orang ditemukan tewas dalam selokan di Thehok, Kota Jambi, pada Minggu (31/7/2022).

Polisi sempat menyatakan, mereka tewas karena mabuk saat mengendarai sepeda motor.

Namun, keluarga korban itu merasa ada kejanggalan dari klaim polisi. Pasalnya, ada luka di mayat diduga terjadi akibat penyayatan.

Keluarga korban kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polda Jambi.

https://regional.kompas.com/read/2022/08/04/141056678/4-orang-tewas-di-selokan-di-jambi-polisi-tunggu-hasil-visum-dan-dalami

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke