NEWS
Salin Artikel

Gunung Ungaran: Daya Tarik, Jalur Pendakian, dan Harga Tiket

KOMPAS.com - Gunung Ungaran terletak di Kota Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Gunung Ungaran populer sebagai kawasan pendakian di Jawa Tengah.

Kawasan Gunung Ungaran dikeliling Kota Ambarawa, Kota Semarang dan Laut Jawa, Kota Ungaran, dan Candi Songo.

Wilayah yang berada di dataran tinggi ini akan terlihat saat berada di Puncak Gunung Ungaran.

Daya Tarik Gunung Ungaran

Gunung Ungaran berada di ketinggian 2.050 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, gunung stratovolcano ini selalu menarik bagi para pendaki untuk menaklukkannya.

Gunung ini juga tergolong cocok untuk pendaki pemula.

Ada tiga puncak di Gunung Ungaran, yaitu Botak, Gendol, dan Ungaran. Puncak Ungaran merupakan puncak tertinggi gunung ini.

Untuk mencapai puncak Gunung Ungaran, ada beberapa jalur pendakian yang dapat dipilih oleh para pendaki, yaitu jalur Medini serta Gedong Songo. Adapun, jalur Curug Lawe dan Nglimut sudah ditutup.

Jika pengunjung akan melalui jalur Medini, kendaraan motor maupun mobil dapat dikendarai sampai desa terakhir, yaitu Promasan. Namun, kondisi jalan berbatu.

Jalur pendakian Gunung Ungaran

Basecamp Mawar

Kebanyakan pemula menggunakan jalur Basecamp Mawar, dimana kondisi jalannya relatif lebih terawat dengan parkir aman.

Basecamp Mawar terletak di Dusun Kluwih, Desa Sidomukti, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Semarang.

Untuk para pemula, perjalanan dari basecamp menuju puncak kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 7-12 jam.

Perjalanan dari Basecamp Mawar menuju pos 1 membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit. Selama perjalanan, pendaki akan melewati hutan pinus yang cukup lebat dan hutan campuran.

Perjalanan dari Pos 1 menuju sungai kecil membutuhkan waktu perjalanan selama 30 menit.

Di area sungai ini, pendaki dapat mengambil air sebagai persediaan menuju puncak, sekaligus mencuci tangan atau kaki.

Dari sungai kecil, perjalanan mulai menanjak dan menguras energi. Beberapa tanjakan cukup terjal, bahkan jika musim hujan dapat membuat pendaki tergelincir. Untuk itu, pendaki perlu ekstra hati-hati di lokasi ini.

Beberapa lokasi memiliki titik jalur basah, berlumpur, serta sarang lintah.

Saat musim penghujan, banyak pendaki yang terganggu dengan hewan berlendir ini.

Disarankan, pendaki membawa semprotan yang berisi air garam atau tembakau untuk mengusir lintah.

Pos kolam renang

Perjalan selanjutnya, pendaki akan sampai ke pos kolam renang. Dimana, tempat ini terdapat fasilitas kolam renang dengan air yang bersumber dari Gunung Ungaran.

Selain itu juga, ada shelter dan rumah warga yang dapat digunakan untuk berteduh.

Perjalanan selanjutnya, pendaki akan melewati jalan berbatu dengan jalan yang lebar.

Jalan ini kerap digunakan untuk mengangkut hasil kopi atau kayu. Melalui jalur ini, pendaki akan disuguhi pemandangan kebun kopi yang luas dan rimbun.

Menurut masyarakat sekitar, jalur tersebut sudah ke arah puncak Ungaran, namun melalui jalur yang tidak resmi dan kemungkinan jalannya telah tertutup rumput.

Setelah melewati pos kebun kopi, pendaki sudah akan sampai di perbatasan kebun kopi dan kebun teh. Di tempat ini, ada pertigaan yang menuju jalur ke arah puncak dan Desa Promasan.

Puncak Gunung Ungaran

Ada dua pilihan untuk sampai ke Puncak Gunung Ungaran. Pendaki dapat berkemah dulu di Desa Promasan selama satu malam untuk menikmati suasana dan mengisi air. Pilihan kedua adalah melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Namun, ada baiknya pendaki istirahat sejenak di pertigaan ini untuk mengisi tenaga.

Dari pertigaan sampai ke puncak membutuhkan waktu selama 3-6 jam. Waktu tempuh perjalanan ini tergantung dengan waktu selama istirahat dan perjalanan.

Jalur menuju pucak merupakan jalan yang menanjak, sesekali pendaki akan melewati pohon tumbang atau bebatuan besar.

Tiba di bukit kecil pertama, pendaki akan disuguhi pemandangan yang sangat luas, Desa Promasan terlihat kecil serta pemandangan ke arah Kabupaten Semarang.

Saat musim hujan, pendaki harus hati-hati karena perjalanan menuju puncak dapat terhalang badai besar. Angin dan kabut dapat menutupi pemandangan pendaki yang akhirnya mengambil jalan yang salah.

Di puncak terlihat area yang cukup lapang dengan tiga tugu dan satu tiang bendera merah putih.

Apabila tidak ada halangan kabut dan awan akan tampak pemandangan Semarang yang megah, Laut Jawa, dan gunung lain di sekitar Gunung Ungaran.

Keindahan sunset dan sunrise tidak terbayangkan, inilah yang membuat para pendaki untuk selalu ingin naik gunung.

Harga Tiket Gunung Ungaran

Bagi pengunjung yang ingin mendekati akan dikenakan biaya masuk senilai Rp 15.000 per orang. Tiket masuk dibayar setelah mengisi formulir pendakian.

Sumber:

visitjawatengah.jatengprov.go.id dan www.tribunnewswiki.com

https://regional.kompas.com/read/2022/07/27/134621578/gunung-ungaran-daya-tarik-jalur-pendakian-dan-harga-tiket

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.