NEWS
Salin Artikel

Tak Terima Dipecat, Rektor PTS di Lampung Diduga Sebar Kabar Disandera

Pihak kampus menyebut rektor tersebut telah diberhentikan pada Kamis (14/7/2022).

Kabar bohong yang tersebar itu menyebutkan Rektor Institut Maritim Prasetya Mandiri (IMPM) Bandar Lampung bernama Capt. Willem Nikson Sitompul disandera pada Kamis siang.

Pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah personel kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berada di lokasi.

Lokasi kampus yang berada di Jalan Dempo, Kecamatan Kedaton tersebut dalam kondisi lengang, hanya ada sejumlah pegawai dan petugas keamanan.

Perwakilan kampus IMPM, Bambang mengatakan kabar tersebut adalah hoaks.

"Itu tidak benar, itu hoaks. Ruang rektor tidak terkunci, rektor bebas aksesnya ke mana-mana," kata Bambang ditemui di lokasi, Kamis siang.

Bambang mengatakan, pihak kampus juga terkejut ketika aparat kepolisian datang dan menyebut ada dugaan penyanderaan rektor.

"Bisa dilihat sendiri rektor kita ada di ruangannya sendiri pegang kunci sendiri, beliau bisa keluar ke sana kemari. Itu hoaks," kata Bambang.


Bambang menyebutkan, Capt. Willem sebenarnya sudah diberhentikan sebagai rektor.

"Ada masalah internal antara kampus dengan rektor tersebut. Sudah dinonaktifkan," kata Bambang.

Sementara itu, Kapolsek Kedaton Komisaris Polisi (Kompol) Atang Samsuri mengatakan, sempat menerjunkan beberapa personel setelah ada laporan terkait dugaan penyanderaan tersebut.

"Kita sudah ketemu dengan yang bersangkutan, ternyata memang tidak ada (penyanderaan)," kata Atang.

Atang mengatakan, laporan itu disampaikan oleh kuasa hukum rektor IMPM Bandar Lampung tersebut.

"Ada masalah internal kampus sehingga terjadi salah paham," kata Atang.

Klarifikasi Rektor IMPM

Capt. Willem memberikan klarifikasi terkait dugaan penyanderaan yang disebutkan disebar oleh dirinya itu.

Menurut Willem, dia menghubungi pengacaranya bahwa dia tidak diperkenankan keluar dari lingkungan kampus sebelum menyelesaikan masalah internal dengan yayasan.

"Saya tidak boleh keluar ruangan, sehingga ada rasa tidak nyaman, jadi saya hubungi kuasa hukum untuk meminta bantuan polisi," kata Willem.

Dia mengatakan, pihak kampus tidak memperkenankannya keluar sejak pukul 10.00 WIB.

Willem membenarkan ada masalah internal antara dirinya dengan yayasan. Bahkan, dia sudah tidak menerima gaji sejak tiga bulan lalu.

https://regional.kompas.com/read/2022/07/14/165054378/tak-terima-dipecat-rektor-pts-di-lampung-diduga-sebar-kabar-disandera

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.