Salin Artikel

Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Salah satu penjual hewan kurban, Ahmad (52) warga Sekarbela, Kota Mataram mengungkapkan, setiap tahun ada kenaikan harga sapi di tengah merebaknya PMK.

"Setiap tahunnya pasti ada kenaikan harga hewan sapi kurban, karena sapi sudah kita pilih dan kita jamin kesehatannya untuk layak dikurbankan. Kalau di lapak saya ini ada kisaran Rp 15 juta sampai Rp 22 juta per ekor sapi," ungkap Ahmad, Rabu (29/6/2022).

Kendati demikian, untuk tahun ini Ahmad tak memasok hewan kurban seperti tahun sebelumnya, mengingat ada kekhawatiran dari warga soal PMK.

"Kalau tahun dulu, kita sediakan 100 ekor sapi. Tapi sekarang 50 ekor dulu, karena kita tahu kondisi sedang PMK. Bagaimana antusias pembeli, tapi biasanya sapi itu habis terjual H-7 sebelum hari raya kurban, nanti kita lihat apakah kita akan tambah atau bagaimana," kata Ahmad.

Ditegaskan Ahmad bahwa sapi yang siap dijual di lapaknya merupakan sapi yang sehat dan sudah dirawat baik dengan pengawasan Dinas Kesehatan Hewan Kota Mataram.

"Ini sebenarnya yang sulit, memberikan pemahaman terhadap masyarakat kalau sudah bisa berkurban dengan sapi-sapi yang sehat, karena pemerintah sudah cukup lama menangani ini, dan kita telah koordinasi dengan kesehatan hewan kota untuk pengadaan hewan kurban ini, " jelas Ahmad.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB mencatat, sebanyak 50.184 ekor terserang PMK yang tersebar di semua kabupaten kota di pulau Lombok hingga 28 Juni 2022. 

Adapun data kabupaten kota tingkat tertinggi hingga terendah terserang PMK yakni, Kabupaten Lombok Tengah dengan kasus 18.561ekor, kemudian Lombok Timur dengan 12.379 ekor, di susul  Lombok Barat 10.053 ekor, Lombok Utara dengan 8.217 ekor dan Kota Mataram sebanyak 524 ekor.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan NTB Muslih mengakui, penyebaran PMK di Lombok  sangat tinggi.

"Data kita hari Selasa kemarin sudah mencapai 50.184 ekor ekor kasus PMK," kata Muslih, Rabu. 

Kendati demikian, menurut Muslih, angka kesembuhan penyakit PMK juga tinggi hampir sepadan dengan jumlah yang masih sakit.

https://regional.kompas.com/read/2022/06/29/101334978/khawatir-pmk-pedagang-di-mataram-kurangi-penjualan-hewan-kurban

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke