NEWS
Salin Artikel

Hilang, Gadis 12 Tahun Ternyata Disekap Kakek Karsan, Ditemukan Ditutupi Sarung di Pojok Rumah

Warga mendatangi rumah Karsan setelah seorang bocah perempuan berusia 12 tahun dikabarkan hilang.

Saat dicari, bocah remaja 12 tahun itu ditemukan di pojok rumah Karsan ditutup kain sarung.

Hal tersebut disampaikan Kasi Pelayanan Desa Karangreja, Agus Sutoro pada Jumat (27/5/2022).

"Ada di pojok rumah, ditutup kain sarung, saya tidak tahu apakah dilakban mulutnya atau bagaimana karena rumah langsung ramai dikepung warga,” kata dia.

Curiga rumah dikunci

Agus bercerita korban diketahui tak kunjung pulang setelah pamit ke rumah pamannya sekitar pukul 17.00 WIB.

Hal tersebut membuat keluarga curiga karena rumah sang paman cukup dekat dengan tempat tinggal korban.

Kabar hilangnya korban pun menyebar ke seluruh kampung. Warga pun langsung beramai-ramai mencari korban.

Termasuk mengunggah berita kehilangan ke media sosial. Warga juga melapor ke BPBD dan polisi karena khawatir korban hanyut saat di sungai.

Namun upaya mereka tak kunjung membuahkan hasil.

Tepat tengah malam, warga curiga kepada Karsan, kakek berusia 60 tahun. Kecurigaan warga berawal saat Karsan yang tinggal di dekat rumah korban tak tampak iku mencari.

Selain itu pintu depan rumahnya yang biasanya dibiarkan terbukan, malam itu tampak terkunci rapat.

"Setelah mencari di hampir semua lokasi malam itu ada warga yang mencurigai salah satu rumah warga yang terkunci. Karena biasanya rumah itu tak pernah dikunci ditambah penghuninya tak ikut mencari," ujar dia.

Menurut Agus, sejak sang istri meninggal, Karsan tinggal seorang diri. Sementara tiga anaknya tinggal di rumah berbeda.

Saat rumah itu dibuka paksa oleh warga, anak yang sejak sore dikabarkan hilang rupanya berada di dalam rumah Karsan.

Bocah 12 tahun tersebut ditemukan di pojokan rumah ditutupi kain sarung.

Sontak warga yang geram langsung datang berduyun-duyun mengepung rumah Karsan.

Beruntung polisi dan petugas BPBD yang sedari sore terlibat operasi pencarian dapat mencegah aksi main hakim warga.

“Hampir saja dimassa (dikeroyok) itu, tapi berhasil dicegah polisi," kata dia.

Agus tak bisa memastikan korban dicabuli atau tidak oleh Karsan. Namun saat ditemukan kondisi korban terlihat tertekan.

Ditangani polisi

Sementara itu Kapolsek Kutasari, Iptu Tedy Subiarsono membenarkan penyekapan bocah di wilayahnya.

Namun ia belum bisa memberikan keterangan terkair detail peristiwa tersebut. Ia mengatakan kasus tersebut ditangani Polres Purbalingga.

"Betul (penyekapan anak) masih diduga (pencabulan) karena hari ini unit PPA baru akan meminta keterangan korban, kasus ditangani PPA Polres Purbalingga," ujar Tedy.

Setelah rumahnya digeruduk warga, kakek Karsan langsung diamankan ke kantor polisi untuk diminta keterangan.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Iqbal Fahmi | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)

https://regional.kompas.com/read/2022/05/27/171700078/hilang-gadis-12-tahun-ternyata-disekap-kakek-karsan-ditemukan-ditutupi

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Regional
Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Regional
Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Regional
Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Regional
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Regional
Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Regional
Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Regional
Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Regional
Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Regional
Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Regional
Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Regional
Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Regional
Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Regional
Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Regional
Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke