NEWS
Salin Artikel

Destinasi Wisata Pulau Sebatik Diserbu Pengunjung, Polisi Turun Tangan

NUNUKAN, KOMPAS.com – Puluhan personel Kepolisian Resor Nunukan Kalimantan Utara terlihat sibuk mengurai kepadatan calon penumpang kapal di pelabuhan feri dan dermaga tradisional Sei Jepun Nunukan Selatan, pada Rabu (4/5/2022).

Tidak jarang, korps Bhayangkara tersebut membantu para penumpang untuk menaikkan motor mereka ke perahu ketinting/perahu kayu yang melayani penyeberangan rute Nunukan–Sebatik.

Kabag Ops Polres Nunukan, AKP Iberahim Eka Berlin mengatakan, antusiasme masyarakat untuk berwisata ke Pulau Sebatik menunjukkan kenaikan drastis dibanding biasanya.

"Kami berusaha mengurai kepadatan, dengan berkordinasi dengan instansi terkait di jembatan feri dan perahu tradisional. Kami juga mengimbau para pengguna dan penyedia jasa penyeberangan untuk mengutamakan keselamatan dalam berlayar," kata dia.

Dari laporan polisi, ada dua arus penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Nunukan atau kembali dari Sebatik.

Mereka dilayani oleh Feri KM Manta dan sejumlah perahu tradisional, berupa dompeng/ketinting (perahu kayu) dan speedboat.

Sejauh ini, ada sekitar 162 mobil dan 54 unit motor yang diangkut trasportasi KM Manta II, dan ada sekitar 50 unit mobil dan 20-an motor dalam antrean.

Sementara itu, ada 415 unit sepeda motor yang diangkut menggunakan perahu tradisional, dengan sekitar 90 unit lagi yang mengantre.

"Kami menganjurkan warga yang hendak berwisata tetap berhati-hati dan menaati protokol kesehatan," kata Berlin.

Kepala Pelabuhan Sei Jepun Nunukan, Agus Rauf mengatakan, kepadatan penumpang kali ini bisa dikatakan 3 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Diperbolehkannya aktivitas normal setelah sekitar dua tahun terkungkung akibat sebaran wabah Covid-19, membuat minat masyarakat untuk berekreasi dengan keluarga tidak terbendung.

"Di waktu normal, pemberangkatan kapal feri terjadwal empat kali seminggu. Senin, Rabu, Jumat, Minggu. Untuk hari ini, kami jadwalkan lima kali trip, tapi karena masih banyak kendaraan mengantre, kami tambah menjadi enam trip. Penyeberangan terakhir kami jadwalkan pukul 18.00 Wita," kata dia.


KM Manta II memiliki kapasitas sekitar 16 kendaraan dengan 60-an penumpang dalam sekali trip.

Kapal ini pun masih akan melayani pelayaran dengan jadwal 4 trip pada keesokan harinya.

"Bisa dikatakan, membeludaknya penumpang karena sudah lama mereka tidak berekreasi dengan keluarga akibat Covid-19. Bisa dikatakan, lonjakan saat ini lebih dari tiga kali lipat pemberangkatan wisata Lebaran sebelum sebelumnya," kata dia.

Untuk diketahui, fenomena ini merupakan fenomena tahunan yang terjadi setiap Lebaran, di mana masyarakat Nunukan biasanya akan berwisata ke Pulau Sebatik.

Di pulau perbatasan RI-Malaysia tersebut, terdapat sejumlah destinasi wisata yang selalu menjadi destinasi pilihan. 

Di antaranya ada Pantai Marina dan Pantai Kayu Angin.

Selain itu, sejumlah hutan mangrove dengan spot berswafoto dan pemandangan alaminya selalu ramai wisatawan.

Ada juga spot yang tidak kalah ramai dan menjadi idola anak muda, yaitu Air Terjun Sianak.

Kalau beruntung, Lebaran biasanya identik dengan musim durian di Pulau Sebatik.

Keberadaan raja buah ini pun menjadi daya tarik kuat bagi para wisatawan.

https://regional.kompas.com/read/2022/05/04/153136478/destinasi-wisata-pulau-sebatik-diserbu-pengunjung-polisi-turun-tangan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.