NEWS
Salin Artikel

Profil Kota Banjarbaru

KOMPAS.com - Kota Banjarbaru adalah sebuah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baru-baru ini, Kota Banjarbaru diketahui menggantikan Kota Banjarmasin sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebagai salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, berikut adalah profil lengkapnya.

Profil Kota Banjarbaru

Daerah dengan nama resmi Kota Banjarbaru dikenal dengan semboyan "Kota IDAMAN" (Indah Damai dan Nyaman).

Sejarah mencatat bahwa wilayah ini merupakan sebuah wilayah yang dikenal dengan nama Gunung Apam, tempat peristirahatan buruh-buruh penambang intan selepas menambang di Cempaka.

Kemudian pada tahun 1950-an, Gubernur dr. Murjani dibantu seorang perencana benama Van der Pijl merancang wilayah Banjarbaru yang nantinya akan menjadi Ibukota Provinsi Kalimantan.

Namun perencanaan ini terhenti sampai pada perubahan status Kota Banjarbaru menjadi Kota Administratif.

Pembentukan Kota Banjarbaru bermula dari pemekaran Kabupaten Banjar yang diresmikan melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999.

Kota Banjarbaru kemudian resmi berdiri pada tanggal 20 April 1999 dan diperingati sebagai hari jadi di setiap tahun.

Melalui UU nomor 18 tahun 2022 tentang Provinsi Kalimantan Selatan, pemindahan ibu kota Kalsel yang telah disepakati DPR RI dalam rapat paripurna pada, Selasa (15/2/2022).

Dengan begitu Kota Banjarbaru menggantikan Kota Banjarmasin sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Geografi

Dilansir dari Kota Banjarbaru dalam Angka Tahun 2022 yang dikeluarkan BPS, letak Kota Banjarbaru secara astronomis berada di antara 3º 25’40” sampai 3º28’37” Lintang Selatan dan 114º41’22” sampai 114º54’25” Bujur Timur.

Terkait dengan lokasinya, Kota Banjarbaru masuk ke dalam zona Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Luas wilayah Kota Banjarbaru adalah 305,242 kilometer persegi yang terbagi menjadi lima kecamatan.

Daftar kecamatan di Kota Banjarbaru yaitu Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, Kecamatan Cempaka, Kecamatan Banjarbaru Utara, dan Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Adapun secara geografis, batas wilayah Kota Banjarbaru sebelah utara adalah Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, sebelah selatan Kabupaten Tanah Laut, sebelah timur Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, dan sebelah barat Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar.

Demografi

Mengutip rilis BPS dalam publikasi Kota Banjarbaru dalam Angka Tahun 2022, jumlah penduduk di tahun 2020 mencapai 253.442 jiwa.

Laju pertumbuhan penduduk di Kota Banjarbaru antara tahun 2020 - 2021 adalah 1,57 persen sehingga diperkirakan jumlah penduduk pada tahun 2021 mencapai sekitar 258.753 jiwa.

Sementara itu, kepadatan penduduk Kota Banjarbaru pada tahun 2020 adalah 682 jiwa per kilometer persegi dan meningkat pada tahun 2021 yang mencapai 848 jiwa per kilometer persegi.

Indeks pembangunan manusia di Kota Banjarbaru di tahun 2021 mencapai angka 70,91 atau naik dari tahun 2020 yang berada di angka 70,72.

Sementara angka harapan hidup di di Kota Banjarbaru di tahun 2021 mencapai angka 72,10 tahun atau naik dari tahun 2020 yang berada di angka 71,99 tahun.

Kebudayaan

Penduduk di Kota Banjarbaru didominasi oleh Suku Banjar yang merupakan penduduk asli Kalimantan Selatan, baru kemudian suku Jawa, Sunda, Madura, Batak, Dayak, Bugis, dan lain-lain.

Hal ini membuat kondisi budaya yang ada di masyarakat di Kota Banjarbaru lebih terasa heterogen.

Bahasa asli masyarakat Kota Banjarbaru adalah Bahasa Banjar berdialek, yaitu Bahasa Banjar Kuala (Muara).

Rumah adat yang ada di Banjarbaru adalah jenis rumah panggung bernama Rumah Bubungan Tinggi yang biasanya dibangung menggunakan kayu ulin.

Pemerintahan

Semboyan Gawi Sabarataan yang tercantum pada lambang Kota Banjarbaru memiliki makna bagi pemerintahan yang berdiri dengan semangat kebersamaan.

Kota Banjarbaru sempat menjadi sebuah kota administratif di Kabupaten Banjar dengan wali kota pertama adalah Baharuddin.

Setelah resmi berdiri dan lepas dari Kabupaten Banjar, wali kota pertama Banjarbaru dijabat oleh Rudy Resnawan.

Saat ini, wali kota yang menjabat adalah Aditya Mufti Ariffin dengan wakil wali kota Wartono.
Keduanya menjabat setelah menjadi pemenang pada Pemilihan umum wali kota Banjarbaru 2020.

Potensi Daerah

Kota Banjarbaru masuk ke dalam kawasan metropolitan Banjar Bakula yang mencakup Kota Banjarmasin dan daerah penyangganya yaitu Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala dan Tanah Laut.

Dari segi akses, Kota Banjarbaru memiliki bandara terbesar di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Bandara Internasional Syamsudin Noor yang sudah beroperasi sejak 1936 dengan nama Lapangan Terbang Ulin.

Sementara di bidang pendidikan, Banjarbaru juga disebut sebagai kota pelajar karena adanya Universitas Lambung Mangkurat serta berbagai sekolah akademi lain.

Komoditi unggulan Kota Banjarbaru ada pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Di sektor pertanian, komoditi yang mengalami kenaikan signifikan yaitu pada produksi ubi kayu, sementara di sektor perkebunan didominasi oleh jenis tanaman kelapa sawit, karet, kopi, dan kelapa.

Daya tarik pariwisata juga cukup unggul dengan adanya Amanah Borneo Park yang menjadi wahana wisata terbesar di Kalimantan, Museum Lambung Mangkurat, serta Tambang Intan Cempaka.

Sumber:
banjarbarukota.bps.go.id, kalsel.bpk.go.id, humas.banjarbarukota.go.id,
regional.kompas.com 

https://regional.kompas.com/read/2022/03/30/171038778/profil-kota-banjarbaru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.