NEWS
Salin Artikel

Pegawai Bank di Semarang Bawa Kabur Uang Haji Puluhan Nasabah Rp 1,2 Miliar

Pelaku bertugas sebagai marketing di bank yang membuka layanan satu atap pemberangkatan haji di salah satu Mal di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku menggunakan uang pendaftaran haji dari korban yang disetorkan ke bank untuk kepentingan pribadi.

Pelaku menjanjikan akan mempercepat keberangkatan haji dengan meminta uang pelunasan haji untuk antrean 5 tahun.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Djuhandani Raharjo Puro mengatakan pelaku menggunakan dua modus.

"Pertama yaitu dengan cara men-top-up misalkan ada jemaah yang sudah menyetor Rp 25 juta untuk bisa bisa berangkat awal dia harus top up lagi Rp 11 juta. Yang Rp 11 juta itu yang dia gelapkan. Untuk top up korbannya ada 33 orang," jelas Djuhandani di Mapolda Jateng, Selasa (15/3/2022).

Modus kedua, lanjut dia pelaku menawarkan langsung kepada korban adanya program haji cepat dengan setoran Rp 25 juta.

"Yang dirugikan dari modus ini sekitar 36 orang. Jadi total korban penipuan oleh pelaku ada sebanyak 69 orang," ucapnya.

Total kerugian korban seluruhnya sekitar Rp 1.2 miliar yang digunakan untuk kepentingan pribadi pelaku.

"Saat ini proses penyelidikan dan penelusuran dana yang sudah digelapkan sedang dalam proses pencarian oleh penyidik," ungkapnya.

Ia mengungkapkan pelaku ditangkap di daerah Pacitan, Jawa Timur.

"Tersangka ditangkap di Pacitan Jatim, kita tangkap di sana yang bersangkutan sedang bersembunyi dalam pelariannya," ujarnya.


Djuhandani mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran-tawaran kemudahan pemberangkatan ibadah haji.

"Diimbau kepada masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan menitipkan uang kepada pegawai bank dengan dijanjikan kemudahan melalui prosedur yang tidak benar," kata Djuhandani.

Sementara itu, AA mengaku perbuatannya dilakukan seorang diri.

Hasil dari kejahatannya digunakan untuk berbagai macam keperluan pribadi termasuk bersenang-senang di tempat hiburan.

"Uangnya buat pribadi, buat macem-macem. Pernah ke tempat hiburan," katanya.

Atas kejahatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dan atau 374 KUHP dan atau pasal 263 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

https://regional.kompas.com/read/2022/03/15/194325078/pegawai-bank-di-semarang-bawa-kabur-uang-haji-puluhan-nasabah-rp-12-miliar

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.