NEWS
Salin Artikel

Imigrasi Solo Deportasi 4 WNA ke Negara Asal karena Langgar Izin Tinggal

SOLO, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Solo, Jawa Tengah mencatatkan ada enam warga negara asing (WNA) yang dikenai tindakan administrasi keimigrasian selama 2021.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Solo, Agung Nugroho mengatakan, enam WNA yang dikenai tindakan keimigrasian tersebut, empat di antaranya telah dideportasi ke negara asal karena melebihi izin tinggal di Indonesia.

"Empat WNA yang kami deportasi ini dua orang dari Malaysia, satu dari Mesir dan satu dari Rusia," kata Agung dalam konferensi pera di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Solo, Kamis (30/12/2021).

Dia menjelaskan dua WNA Malaysia yang dideportasi ke negara asalnya tersebut karena telah melanggar izin tinggal melebihi 350 hari.

Kemudian WNA Mesir izin tinggalnya melebihi 341 hari dan WNA Rusia sudah melebihi 60 hari.

"Sedangkan dua orang WNA lagi masih di rumah detensi Imigrasi Semarang," kata dia.

Dia mengatakan alasan dua WNA ini dipindahkan ke rumah detensi Imigrasi Semarang lantaran sejak pandemi Covid-19 tidak semua penerbangan ke negara asal WNA itu ada.

"Karena kami hanya boleh melakukan pendetensian selama 30 hari di Kantor Imigrasi Solo jadi setelah 30 hari kita kirimkan ke rumah pendetensian Imigrasi di Semarang sambil menunggu pendeportasian melalui rumah detensi Semarang," ungkap Agung.

Di sisi lain, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap tenaga kerja asing di wilayah Solo Raya.

Berdasarkan data Kantor Imigrasi Kelas I Solo tercatat TKA terbanyak berada di Sukoharjo sebanyak 462 orang.

Disusul pada urutan kedua Solo ada 254 orang, Karanganyar 138 orang, Boyolali 134 orang, Klaten 72 orang, Sragen 44 orang dan Wonogiri 30 orang.

"Kami setiap kebupaten ada pengawasan. Setiap kabupaten/kota sudah terbentuk tim pengawasan. Hampir setiap bulan kita berkoordinasi untuk melakukan pengawasan TKA," kata dia.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Solo Winarko menambahkan berdasarkan data statistik ada lima besar negara asal TKA terbanyak di Solo Raya.

"Kelima negara asal TKA itu ada China, India, Korea Selatan, Filipina dan Srilanka," kata Winarko.

https://regional.kompas.com/read/2021/12/30/195411378/imigrasi-solo-deportasi-4-wna-ke-negara-asal-karena-langgar-izin-tinggal

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.