NEWS
Salin Artikel

Geliat Terminal Bus di Padang Jelang Libur Nataru, Bus Trans Padang Jalan Tiap 5 Menit

Pengoperasian itu dilakukan setelah sebelumnya dilaksanakan uji coba sejak Oktober 2021 lalu.

"Terminal ini mulai kita operasikan pada 22 Desember nanti. Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diwajibkan masuk ke terminal. Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) juga harus menyiapkan fasilitas untuk menaikkan penumpang di terminal," kata Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Sumbar, Kementerian Perhubungan, Deny Kusdyana kepada Kompas.com, Rabu (8/12/2021).

Deny mengatakan saat uji coba memang ditemui beberapa kendala seperti titik manuver bus yang sebelumnya agak sempit, namun sekarang telah diperluas sehingga tidak ada persoalan.

Kemudian, gerbang masuk yang relatif sempit juga sudah diperbaiki sehingga tidak menyulitkan bagi bus-bus besar untuk masuk ke terminal.

Selain itu kabel listrik dan telepon yang melintang di gerbang masuk juga sudah ditinggikan sehingga tidak khawatir tersangkut saat bus memasuki terminal.

"Semua kendala yang ditemui saat uji coba sudah kita perbaiki sehingga terminal bisa dioperasikan,” kata Deny.

Pada tahap awal, kata Deny, akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga agar tidak terjadi kemacetan pada jalan menuju terminal. Rekayasa tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

"Sementara ini kebijakan untuk wajib masuk terminal masih untuk AKDP dan AKAP yang datang dari arah Bukittinggi. Bus dari arah Pesisir Selatan masih dalam pembahasan karena jarak tempuh yang cukup jauh. Secepatnya kebijakan untuk bus dari rute ini akan kita carikan solusi," kata Deny.


Bus Trans Padang

Saat ini, kata Deny, bus Trans Padang menuju beberapa jurusan telah masuk ke terminal. Bus itu merupakan pilihan bagi penumpang yang turun di terminal untuk menuju lokasi tujuan.

"Jadwal keberangkatan bus Trans Padang ini setiap 5 menit. Jadi penumpang tidak akan lama menunggu," ujar Deny.

Untuk memberikan kenyamanan bagi calon penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan bus, menurut Deny, pihaknya juga mengoperasikan tenant-tenant yang ada.

"Tenant yang disediakan juga akan mulai beroperasi saat operasional terminal sehingga penumpang bisa berbelanja oleh-oleh sembari menunggu bus," kata Deny.

Terminal Bus Padang berdiri setelah 12 tahun Gempa Padang

Sebagai informasi, sebelumnya Sumbar memiliki terminal Bengkuang, Aia Pacah, namun tahun 2009 terdampak gempa dan kemudian beralih fungsi menjadi Balai Kota Padang.

Setelah itu, Sumbar tidak lagi memiliki terminal bus sehingga banyak penumpang yang naik di jalan dan pool-pool bus menjadi terminal bayangan.

Hingga Januari 2020 terminal bus Anak Aia dibangun dengan dana Rp 74 miliar.

https://regional.kompas.com/read/2021/12/09/092846378/geliat-terminal-bus-di-padang-jelang-libur-nataru-bus-trans-padang-jalan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.