NEWS
Salin Artikel

Sahnan, Guru Ngaji Penyandang Disabilitas di Lombok Tengah: Terima Kasih, Pembaca Kompas.com...

Adapun jumlah donasi yang yang terkumpulkan dari pembaca Kompas.com melalui Kitabisa.com senilai Rp 4.233.741. Bantuan itu diberikan secara tunai kepada Sahnan.

Sahnan mengaku akan menggunakan uang tersebut untuk menambah modal ternak ayam yang selama ini digeluti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Uang ini saya gunakan separuhnya untuk kebutuhan keluarga, dan rencana mau nambah modal ternak ayam," kata Sahnan di rumahnya, Rabu.

Saat ini, Sahnan memiliki 30 ekor ayam kampung. Sahnan tak memasarkan ayam ternaknya itu ke pasar. Biasanya, pembeli datang ke rumahnya untuk menawar ternak tersebut.

Harga ayam kampung yang dijual Sahnan bervariasi, dari Rp 30.000 hingga Rp 100.000 per ekor.

Sahnan pun berterima kasih kepada pembaca yang telah memberikan bantuan untuk membantu keluarganya.

"Terima kasih banyak pembaca Kompas.com atas sumbangannya ini, semoga rizki bapak-ibu semuanya dipermudah, dilancarkan oleh Allah, semoga kebaikannya mendapatkan ridho Allah," ungkap Sahnan.

Cerita Sahnan mengajar ngaji 30 tahun

Keterbatasan fisik tak membatasi Sahnan berbuat baik. Meski tidak bisa berjalan normal, Sahnan tetap mengabdikan diri sebagai guru ngaji di salah satu mushala di sekitar tempat tinggalnya.

Ia telah 30 tahun menjadi guru mengaji di mushala itu. Jarak mushala tersebut sekitar 200 meter dari rumah Sahnan. Namun, perjalanan yang ditempuh Sahnan cukup berat karena keterbatasan yang ia miliki.

Puluhan tahun mengajar mengaji, Sahnan tak pernah berharap apa-apa. Niatnya mengajar mengaji untuk memberikan ilmu kepada murid-muridnya.

Sahnan harus berjalan tertatih-tatih menempuh jarak 200 meter melewati pematang sawah menuju ke mushala tempatnya mengajar. Maklum, suasana perdesaan tempat tinggal Sahnan penuh kebuh dan sawah.

Pria itu beberapa kali terjatuh ketika melewati pematang sawah yang sempit dan licin saat musim hujan.

Saat hal itu terjadi, Sahnan meminta bantuan salah satu muridnya untuk mengambil pakaian pengganti ke rumah karena baju yang dikenakannya sudah kotor terkena lumpur.

Kini, Sahnan mengajar 30 murid di mushala itu. Sejak 30 tahun lalu, ia sudah mengajar sekitar 200 murid. Semua murid itu diajarkan mengaji tanpa upah.

Untuuk mememuhi kebutuhan hidup sehari-hari, pria yang memiliki seorang istri dan satu anak ini mengandalkan hasil sawah seluas 11 are (110 meter persegi). Hasil sawah itu jauh dari rasa cukup.

Terkadang, Sahnan juga menjual ayam ternaknya. Sahnan menceritakan, saat persediaan beras menipis, ia kerap makan sepiring bertiga dengan istri dan anaknya.

Terlebih di tahun ini, Sahnan meminta orang lain menggarap sawahnya karena tak ada modal.

https://regional.kompas.com/read/2021/12/02/083232678/sahnan-guru-ngaji-penyandang-disabilitas-di-lombok-tengah-terima-kasih

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.