NEWS
Salin Artikel

Mabuk, Kakek di NTT Tikam Bocah 5 Tahun hingga Tewas, Satu Warga Ikut Terluka, Ini Kronologinya

Kakek itu menikam bocah 5 tahun hingga tewas. Tak hanya itu, pelaku juga melukai seorang ibu rumah tangga bernama Marselina Missa (33).

Saat kejadian pelaku dalam keadaan mabuk.

Pelaku bekerja di rumah ayah korban

Kasus tersebut terjadi pada Rabu (17/11/2021) di rumah warga bernama Maklon Abiyer Taek di Desa Falas, Kecamatan Kie.

Maklon adalah ayah korban Adriana yang tewas ditikam pelaku.

Hari itu Marselina datang ke Desa Falas untuk menghadiri acara adat keluarga. Ia menginap semalam di rumah Maklon sebelum kembali ke desanya.

Sementara pelaku sudah tiga bulan tinggal di rumah Maklon dan bekerja membersihkan kebun.

Rabu malam ada sekitar 10 orang yang tidur di rumah Maklon termasuk dua korban dan juga pelaku.

Malam itu korban Marselina tidur berdampingan dengan anak sang tuan rumah, Andriana.

Setelah semua penghuni rumah tidur, pelaku yang saat itu duduk di pintu kamar tidur langsung bangun dan menghampiri dua korban yang tidur.

Ia kemudian menikam korban Marselina dengan pisau dan mengenai punggung perempuan asal warga Desa Bileon, Kecamatan Fautmolo, TTS.

Setelah itu pelaku menikam korban berusia 5 tahun sebanyak dua kali di bagian pantat dan perut sebelah kiri

Marselina yang terbangun melihat pelaku sedang menikam balita di sebelahnya. Peremuan 33 tahun itu langsung merampas pisau dari tangan pelaku dan membuangnya.

Saat akan menolong Adriana, Marselina baru sadar jika ia terluka di bagian punggung dan terus mengeluarkan darah.

Mendengar keributan, kerabat dan tetangga berdatangan. Mereka langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.

Namun karena kondisi Adriana kritis, ia pun dirujuk ke RSUD Soe. Sayangnya nyawa bocah 5 tahun itu tak bisa diselamatkan.

Semetara Marselina dirawat di Puskesmas karena luka yang dialami tak terlalu serius. Polisi yang mendapatkan laporan langsung mengamankan pelaku.

Kornelius yang babak belur sempat dilarikan juga ke puskesmas karena mengalami luka serius.

Kapolsek Kie Iptu Sunaryo membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan saat melakukan kejadian tersebut, pelaku dalam kondisi mabuk.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 21.00 Wita. Saat menikam kedua korban, pelaku dalam kondisi mabuk minuman keras," ungkap Sunaryo, kepada sejumlah wartawan, Jumat (19/11/2021).

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk mengamankan beberapa barang bukti.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Sigiranus Marutho Bere | Editor : Pythag Kurniati)

https://regional.kompas.com/read/2021/11/19/194500178/mabuk-kakek-di-ntt-tikam-bocah-5-tahun-hingga-tewas-satu-warga-ikut-terluka

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.