Salin Artikel

Serahkan Penghargaan Program Kampung Iklim, Eri Cahyadi Ingin Keberhasilan Menular ke Wilayah Lain

Dalam kesempatan itu, Eri mengucapkan selamat kepada sejumlah kampung yang berhasil meraih penghargaan Proklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Bagi dia, keberhasilan ini tak lepas dari peran serta para kader penggerak lingkungan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kampungnya.

"Saya mewakili Pemkot Surabaya mengucapkan selamat kepada panjenengan (anda) semuanya. Panjenengan (anda) adalah agen-agen perubahan yang bisa memberikan contoh kepada kampung-kampung yang lain," kata Eri.

Berharap menjadi contoh bagi kampung lainnya

Menurutnya, keberhasilan tersebut tak lepas pula dari peran lurah dan camat yang tidak pernah berhenti memberikan pendampingan dan semangat kepada warganya.

Ia berharap, penghargaan yang diterima itu bisa menjadi pemicu semangat bagi kampung-kampung yang lain.

"Semoga hari ini yang diterima panjenengan (anda) berupa trofi maupun sertifikat bisa menular ke kampung-kampung lain," katanya.

Eri menyatakan, sebenarnya penghargaan Proklim yang didapat sejumlah RW di Surabaya sudah diserahterimakan pada pekan lalu.

Melalui acara ini, pihaknya ingin memberikan apresiasi sebagai bentuk terima kasih atas kerja keras seluruh warga Surabaya.

"Ini adalah rasa terima kasih Pemkot Surabaya kepada seluruh RW dan  masyarakatnya yang hari ini berhasil dan menjadi juara Proklim dan memberikan yang terbaik bagi Kota Surabaya," kata dia.


Meski telah bertransformasi menjadi kota besar, Eri mengungkapkan, kondisi iklim di Surabaya terbilang nyaman.

Hal ini dibuktikan dengan Indeks Kumulatif Udara (IKU) di Kota Surabaya yang mencapai 90,31 yang artinya melebihi capaian IKU Nasional.

"Dari perjuangan seluruh warga, Surabaya juga mendapatkan (penghargaan) kota besar dengan udara terbersih tingkat ASEAN. Ayo tetap dijaga sehingga ke depannya Surabaya menjadi kota yang nyaman dan lebih hebat lagi," ujar dia.

Peran swasta

Namun demikian, Wali Kota Eri juga mengakui, bahwa capaian ini tak lepas dari peran serta pihak swasta yang peduli terhadap lingkungan di Surabaya.

Salah satunya adalah PT Pertamina (Persero) melalui program CSR Geblak (Gerakan Balik Kanan) yang menjadikan lingkungan di sekitar bantaran sungai wilayah Kecamatan Jambangan menjadi lebih hijau, rapi dan nyaman.

"Inilah salah satu yang akhirnya bisa membuat Kecamatan Jambangan hari ini meraih banyak Proklim dari Kementerian LHK," ucap Eri.

Pihaknya pun berharap, keberhasilan ini dapat ditransformasikan dan ditiru oleh kampung-kampung yang lain.

Ia meyakini, jika semakin banyak warga di kampung peduli terhadap lingkungan, maka udara di Surabaya akan semakin bersih dan nyaman.

"Saya berharap ini nanti bisa ditransformasikan dan ditiru kampung-kampung lainnya. Sehingga Insya Allah semakin banyak kampung yang seperti ini, maka udara di Surabaya juga semakin nyaman dan bersih," kata dia.

Seperti diketahui, sedikitnya ada 10 kampung yang memperoleh penghargaan berupa trofi Proklim Utama dan Sertifikat Proklim Utama dari Kementerian LHK.

Kampung di Surabaya yang mendapatkan penghargaan Proklim Lestari dari KLHK adalah RW 3 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan.

Sedangkan yang mendapatkan trofi Proklim Utama, ada dua kampung, yakni RW 6 Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep dan RW 6 Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo.

Sedangkan tujuh kampung lain yang mendapat sertifikat Proklim Utama adalah RW 1, RW 2, RW 4 dan RW 5 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan.

Lalu, RW 3 Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan serta RW 1 Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, dan RW 2 Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep.

https://regional.kompas.com/read/2021/10/28/051450378/serahkan-penghargaan-program-kampung-iklim-eri-cahyadi-ingin-keberhasilan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke