NEWS
Salin Artikel

Polemik Dana Bansos Rp 450 Miliar, Pemprov Bali: Tak Sepeser Pun Masuk ke Kas Daerah

BALI, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Bali kembali membantah adanya dana bansos Rp Rp 450 miliar yang belum dicairkan kepada masyarakat.

Melalui Dinas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadinsos P3A) Dewa Gede Mahendra Putra, Pemprov bahkan membantah adanya informasi di tengah masyarakat yang mengatakan dana itu ditabung atau diendapkan di kas daerah.

"Tak sepeser pun dana bansos itu masuk ke kas daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota, karena langsung ditransfer ke rekening KPM (Keluarga Penerima Manfaat)," kata Mahendra dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (22/10/2021).

Mahendra mengatakan, dalam penyaluran dana bansos KPM, Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten dan Kota sifatnya hanya melaksanakan fungsi koordinasi dan fasilitasi dalam proses pencairan bansos tersebut.

Menurutnya, alur penyetoran data penerima bansos dimulai dari data keluarga kurang mampu yang diusulkan dari desa atau kelurahan untuk diinput di desa masing-masing kemudian lanjut ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui aplikasi SIKS-NG.

Selanjutnya, data usulan akan di rekapitulasi oleh Operator SIKS-NG yang ada di Kabupaten dan kota.

"Hasil rekapitulasi akan ditandatangani oleh kepala daerah dan diusulkan dimasukkan ke DTKS pusat," kata dia.

Setalah itu, lanjut Mahendra, dana bansos dari Kementerian Sosial disalurkan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti BTN, BNI, BRI dan lainnya.

Selanjutnya, dana bansos tersebut ditransfer ke rekening tabungan masyarakat penerima bansos.

Ia pun menegaskan, besaran dana bantuan sosial dari Kementerian Sosial untuk masyarakat Bali dari Januari sampai dengan Juni 2021 yang tercatat sebesar Rp 474.101.575.000.


Dana itu terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 214.886.775.000 dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Bantuan Sosial Pangan (BSP) sebesar Rp 259.214.800.000.

Pada periode bulan Januari sampai dengan bulan Juni tahun 2021, telah direalisasikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp 313,6 miliar.

Berikutnya pada periode Juli sampai dengan September 2021, Bali mendapat anggaran sebesar Rp 160,5 miliar yang terdiri dari PKH sebesar Rp 73,9 miliar untuk 106.859 KPM dan telah terealisasi Rp 71,2 miliar.

“Untuk PKH, yang belum cair atau belum realisasi Rp 2,7 miliar untuk 3.701 KPM,” sebut dia.

Di periode yang sama, lanjut Mahendra, Bali juga memperoleh dana untuk BPNT sebesar Rp 86,6 miliar untuk 144.367 KPM dan telah terealisasi sebesar Rp 82,7 miliar untuk 125.009 KPM, sementara yang belum terealisasi sebesar Rp 3,9 miliar untuk 19.358 KPM.

Dengan demikian, lanjut dia, setelah dikalkulasi, total bansos yang sudah terealisasi sampai saat ini telah mencapai Rp 467,5 miliar terdiri dari realisasi periode Januari-Juni sebesar Rp 313,6 miliar dan terealisasi periode Juli-September sebesar Rp 153,9 miliar.

“Jadi, Bantuan Sosial yang belum terealisasi hanya sebesar Rp 6,6 miliar yang terdiri dari program PKH untuk 3.701 KPM sebesar Rp 2,7 miliar, dan program BPNT untuk 19.358 KPM sebesar Rp 3,9 miliar,” pungkas dia.

https://regional.kompas.com/read/2021/10/22/121044378/polemik-dana-bansos-rp-450-miliar-pemprov-bali-tak-sepeser-pun-masuk-ke-kas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.