NEWS
Salin Artikel

Palembang Belum Terapkan Wajib Vaksin untuk Syarat Pelayanan Publik

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seluruh layanan publik di Kota Palembang, Sumatera Selatan belum menerapkan wajib vaksin dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk seluruh masyarakat.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, belum diwajibkannya penggunaan aplikasi tersebut itu dikarenakan stok vaksin sampai saat ini masih terbatas.

Sehingga, masih ada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

“Warga yang belum vaksin silahkan menikmati layanan seperti biasanya, karena memang aturan ini (wajib vaksin) belum diberlakukan sebab stok vaksin kita masih terbatas,” kata Harnojoyo, Rabu (13/10/2021).

Harnojoyo menjelaskan, pihaknya sampai saat ini masih berupaya memenuhi kebutuhan stok vaksin Covid-19 agar seluruh masyarakat dapat divaksinasi.

Namun, karena stok yang terbatas, untuk sementara hanya diberikan kepada kelompok tertentu, seperti lansia dan remaja.

“Kami terus berkoordinasi agar semua warga bisa divaksin. Jadi kami imbau supaya sementara waktu wajib vaksin bukan jadi syarat warga untuk mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Harnojoyo mengaku sempat mendapatkan aduan dari warga, saat salah satu bank di Palembang enggan memberikan pelayanan kepada nasabahnya yang belum divaksin.

Ia pun mengimbau agar pihak bank tetap bisa memberikan layanan meskipun warga itu belum diberikan vaksin.

“Soal (aturan vaksin) di bank sudah jadi kebijakan internal, tapi sebaiknya dilayani karena kita juga menerima vaksin tidak banyak, atau diberikan solusi lainnya agar warga tetap terlayani,” imbuhnya.


Capaian vaksinasi di Palembang terkini

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Palembang Mirza Susanty mengungkapkan, capaian vaksin di Palembang saat ini baru sebesar 51,87 persen atau 643.568 orang untuk dosis pertama.

Sementara, sasaran vaksin untuk seluruh warga adalah 1.255.715.

Sedangkan untuk dosis kedua, baru mencapai 34,54 persen atau 428.544 orang dan dosis tiga khusus tenaga kesehatan telah mencapai 69,57 persen atau 10.083 orang.

“Karena stok vaksin masih terbatas sehingga belum mencapai target. Kita terus berupaya agar seluruh masyarakat dapat divaksin,” ujarnya.

https://regional.kompas.com/read/2021/10/13/182744578/palembang-belum-terapkan-wajib-vaksin-untuk-syarat-pelayanan-publik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.