NEWS
Salin Artikel

Surabaya Masuk Daerah Kategori PPKM Level 1, tetapi...

Asesmen daerah PPKM level 1 Kementerian Kesehatan berdasarkan sejumlah indikator, seperti laju kasus dan kapasitas respons 3T (treatment, tracing, dan testing).

Namun, Kota Surabaya dan Mojokerto tidak masuk daerah level 1 jika mengacu pada Instruksi Mendagri Nomor 47 Tahun 2021. 

Regulasi baru tersebut mengatur level PPKM tidak hanya berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan, tetapi juga capaian vaksinasi secara umum, seperti vaksinasi lansia dan penilaian berbasis aglomerasi.

"Aglomerasi level PPKM akan mengikuti daerah aglomerasi dengan pencapaian terendah," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (7/10/2021) malam.

Kota Surabaya dan Kota Mojokerto masuk dalam daerah aglomerasi Gerbangkertasusila (Gersik-Bangkalan- Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan).

"Karena beberapa daerah di Aglomerasi Gerbangkertasusila masih level 3, otomatis Kota Surabaya dan Kota Mojokerto masih masuk level 3," jelas Khofifah.

Hingga Rabu (6/10/2021), capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Surabaya menyentuh angka 108,6 persen dan dosis kedua 76,36 persen.

Untuk vaksinasi lansia, sebanyak 92,15 persen telah mendapat dosis pertama dan 80.35 persen dosis kedua.

Sedangkan di  Kota Mojokerto, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama sebanyak 129,71 persen dan dosis kedua 83,94 persen.


Vaksinasi lansia dosis pertama sebesar 66,84 persen dan dosis kedua 53,84 persen.

Karena Kota Surabaya dan Kota Mojokerto masih masuk PPKM Level 3, maka hanya Kota Blitar yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai lokasi uji coba penerapan new normal daerah PPKM Level 1 selama perpanjangan PPKM hingga 18 Oktober. 

Uji coba PPKM level 1 di Kota Blitar, menurut Khofifah, dilakukan karena memenuhi syarat asesmen Kementerian Kesehatan dan Instruksi Mendagri Nomor 47 Tahun 2021.

Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Blitar telah lebih 70 persen dan vaksinasi Covid-19 lansia telah lebih 60 persen.

Sesuai petunjuk pemerintah pusat, Pemprov Jatim membentuk gugus tugas khusus yang terdiri para pakar untuk memantau penerapan PPKM Level 1 new normal di Kota Blitar.

Tim gugus tugas akan tinggal sementara waktu di Kota Blitar untuk melakukan pemantauan dan pengawasan. 

"Jika  penerapan PPKM Level 1 new normal di Kota Blitar berhasil, pemerintah akan memperluasnya ke daerah lain yang masuk PPKM Level 1," tambahnya.

https://regional.kompas.com/read/2021/10/08/072457278/surabaya-masuk-daerah-kategori-ppkm-level-1-tetapi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.