NEWS
Salin Artikel

2 Begal Motor di Sleman Ditangkap Polisi, Modusnya Pura-pura Tanya Alamat

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dua orang pemuda berinisial KT (25) dan FRA (24), warga Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, ditangkap polisi.

Keduanya ditangkap setelah membegal seorang wanita di Dusun Krompakan, Sedangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 25 September 2021.

"Perkara tindak pidana pencurian dengan kekerasan, kalau ngetren nya ya begal lah," ujar Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Wachyu Tri menyampaikan, awalnya sekitar pukul 05.05 WIB korban berangkat ke gereja dengan mengendarai sepeda motor.

Saat diperjalanan, korban diikuti oleh dua pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

"Di tengah jalan korban dihentikan pura-pura menanyakan alamat. Salah satu pelaku mencabut kunci (motor korban) dan langsung menodongkan senjata tajamnya," tegasnya.

Pelaku kemudian mengambil sepeda motor korban.

Rasa takut karena ditodong senjata membuat korban tidak bisa berbuat banyak ketika sepeda motornya diambil pelaku.

"Pelaku dua orang membawa sepeda motor korban langsung ke arah Temanggung," tuturnya.

Korban lantas melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi.

Mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap kedua pelaku di daerah Temanggung, Jawa Tengah.

Dua pelaku yang ditangkap yakni berinisial KT (25) dan FRA (24) warga Minggir, Kabupaten Sleman.

"Kejadian hari Sabtu 25 September kita bisa mengungkapnya hari Minggu jadi 24 jam bisa kita ungkap kasus pembegalan ini. Yang saat ini sangat meresahkan di wilayah Kabupaten Sleman," tandasnya.


Kedua pelaku berencana akan menjual mobil korban. Namun, keduanya memilih untuk bersembunyi dulu di rumah temannya di daerah Temanggung, Jawa Tengah.

Kedua pelaku ditangkap polisi saat sedang makan bakso. Keduanya juga berusaha melarikan diri ketika ditangkap sehingga petugas harus menembak kaki kedua pelaku.

"Pelaku melarikan diri, Kita lakukan tindakan yang terukur pada yang bersangkutan," bebernya.

Wachyu Tri mengungkapkan, pelaku KT (25) merupakan residivis kasus pencurian dan pencabulan. Sedangkan FRA (24), residivis kasus penganiayaan.

"Motifnya dari kedua pelaku ini pada hari itu baru saja minum-minuman keras. Kemudian dia mau mencari korban, pas di jalan ketemu dapat target, sasaran lalu melakukan aksinya," ucapnya.

Dari tangan kedua pelaku polisi mengamankan barang bukti jaket yang dikenakan pelaku saat membegal, senjata tajam, sepeda motor pelaku, dan sepeda motor korban.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

https://regional.kompas.com/read/2021/09/28/162634378/2-begal-motor-di-sleman-ditangkap-polisi-modusnya-pura-pura-tanya-alamat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.