NEWS
Salin Artikel

Kantor DPC PDI-P Pacitan Jadi Sasaran Vandalisme, Begini Penampakannya

PACITAN, KOMPAS.com - Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kabupaten Pacitan Jawa Timur, menjadi sasaran vandalisme.

Vandalisme bertuliskan PKI tersebut, terdapat di logo partai di depan bangunan utama, tembok sisi bangunan, serta di kaca gedung kantor DPC PDI Pacitan.

Vandalisme yang hingga kini belum diketahui siapa pelakunya ini, dilakukan dengan menggunakan cat jenis semprot.

Vandalisme mengaitkan nama Presiden Joko Widodo dengan partai terlarang itu juga ditemukan di tempat lain yang berjarak sekitar 100 meter dari gedung kantor DPC PDI Perjuangan Pacitan. Tepatnya di sebuah SPBU.

“Tulisan ditemukan ada tiga di gedung kantor, dan di lokasi lain ada satu, yang membawa bawa nama Pak Presiden sebagai Kepala Negara,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pacitan Jawa Timur Eko Setioranu di kantor PDI-P Pacitan, Rabu (25/8/2021).

Di kantor DPC PDI Perjuangan Pacitan, vandalisme tersebut kini ditutup dengan plastik tebal.

Sedangkan yang di kaca kantor, sudah dihapus oleh penjaga gedung.  

Vandalisme yang mengaitkan dengan PKI sebagian sengaja tidak dihapus guna kepentingan penyelidikan.

“Yang membuat para kader tersinggung, vandalisme yang di lambang partai di depan pinggir jalan raya,” ujar Eko Ranu.

Diperkirakan, kejadian vandalisme tersebut terjadi pada Sabtu ( 21/8/2021) dini hari lalu, ketika penjaga kantor menjalankan shalat subuh. 

Kemudian, tulisan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, diketahui ketika sejumah petugas partai melakukan aktivitas di kantor tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.


“Diperkirakan, kejadiannya Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Sebab, penjaga kami hingga malam berjaga di pos depan. Meninggalkan pos di jam tersebut untuk shalat subuh,” ujar Eko Ranu.

Ketua DPC PDI-P beserta anggota melaporkan peristiwa ini ke polisi. Berdasarkan laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.

Selain itu, pihaknya juga sudah melaporkan peristiwa vandalisme tersbut ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Jakarta.

Dari pusat menyarankan, agar DPC PDI Pacitan mengawal kasus tersebut hingga pelaku diproses hukum.

Diharapkan, polisi segera menemukan pelaku.

Pihak internal DPC PDI Perjuangan Pacitan juga telah membentuk tim untuk membantu polisi mencari alat bukti atau pelaku.

“Kami sudah membentuk tim khusus untuk membantu polisi menangani kasus ini,” ujar Eko Ranu.

Tiga saksi diperiksa

Atas kejadian itu, polisi tengah melakukan pemeriksaan tiga orang saksi, guna mengetahui pelaku vandalisme itu.  

Tiga orang saksi ini terdiri dari warga sekitar lokasi, dan sejumlah petugas DPC PDI Perjuangan Pacitan.


“Termasuk penjaga malam kantor DPC PDI Perjuangan kami lakukan pemeriksaan sebagai saksi. Harapannya, ada patunjuk siapa pelakunya dari keterangan para saksi tersebut,” terang Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Juwair di ruang kerjanya.

Karena minim petunjuk berupa barang bukti atau kamera pengawas di lokasi, proses penyelidikan belum mengarah kepada tersangka vandalisme.

“Kami sudah lakukan olah TKP ulang di lokasi, harapannya mendapatkan petunjuk. Bisa kaleng bekas cat yang digunakan, kendaraan, atau benda lain. Tapi, masih minim,” terang AKP Juwair.

Apabila pelaku diketahui, polisi akan melakukan proses hukum melalui berbagai tahapan hingga penetapan tersangka.

“Harapannya, ada pentunjuk pelaku melalui pemeriksaan saksi,” ujar AKP Juwair.

https://regional.kompas.com/read/2021/08/25/171824578/kantor-dpc-pdi-p-pacitan-jadi-sasaran-vandalisme-begini-penampakannya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.