NEWS
Salin Artikel

Kawanan Kera Ekor Panjang Turun dari Gunung Merapi, Masuki Desa di Magelang

Pergerakan satwa itu terpantau oleh petugas Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Namun, belum diketahui sebab dari kawanan kera itu turun gunung.

"Karena kami juga perlu menganalisis terkait kegempaan Gunung Merapi ini. Dan yang kami jadikan patokan ya dari BPPTKG," kata Kepala Subbagian Tata Usaha TNGM Akhmadi saat dikonfirmasi.

Menurut Akhmadi, tingginya aktivitas Gunung Merapi belakangan ini tidak bisa dikaitkan secara langsung dengan perilaku kera tersebut.

Terlebih, dalam tiga bulan terakhir tidak ada perubahan aktivitas gunung secara signifikan.

"Artinya masih dianggap level siaga meskipun kemarin ada beberapa durasi letusan awan panas," terang Akhmadi.

Jika turunnya kera itu karena aktivitas vulkanik Gunung Merapi, Akhmadi mengatakan, hewan lain juga akan turun gunung.

Sebab, ada satwa jenis lain yang lebih sensitif dengan kegempaan, seperti lutung dan kijang.

Untuk sementara, turunnya kawanan kera itu diduga karena ketersediaan makanannya di gunung yang sudah berkurang.


Selain itu, berkurangnya aktivitas manusia di Gunung Merapi diduga membuat kera merasa aman untuk bergerak ke daerah lain.

Dua prediksi itu sangat dimungkinkan, sebab beberapa waktu lalu, Akhmadi mendapat kabar jika kera yang sejenis juga turun gunung hingga ke kawasan wisata di Kaliurang.

"Kemarin kan sama, obyek wisata ditutup kera-kera itu jadi turun. Karena memang sifat Makaka ini sangat adaptif," jelas Akhmadi.

Dibandingkan wilayah lain, kondisi vegetasi bagi para satwa di kawasan Srumbung relatif lebih sedikit dibandingkan dengan lereng Merapi bagian timur.

Jenis vegetasi di kawasan Srumbung termasuk kedalam golongan sekunder, sehingga ketersediaan pangan bagi para satwa lebih sedikit.

"Srumbung itu sekunder, jadi dimungkinkan ketersediaan pangan di sana lebih sedikit dibanding wilayah Timur. Jadi semua ini analisa awal kami, dan kami juga belum bisa observasi karena adanya radius merapi itu," terang dia.

Hingga kini, belum ada informasi kera-kera tersebut masuk ke pemukiman warga.

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Kera Jenis Makaka di Merapi Turun Gunung, Begini Penjelasan TNGM.

https://regional.kompas.com/read/2021/08/25/081644578/kawanan-kera-ekor-panjang-turun-dari-gunung-merapi-masuki-desa-di-magelang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.