NEWS
Salin Artikel

"Mungkin Covid-19 Tersesat Saat Mau Menuju Dusun Kedungglatik"

UNGARAN, KOMPAS.com - Wilayah Dusun Kedungglatik, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, yang terpencil menjadi keuntungan tersendiri di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Mobilitas warga yang terbatas, menjadikan angka penyebaran Covid-19 di dusun ini sangat minim.

Kepala Dusun Kedungglatik Taswanto mengatakan, selama pandemi, hanya satu orang warganya yang terpapar virus corona.

"Itu karena dia kerja di pabrik. Kalau yang kerja petani, di rumah saja ya baik-baik saja, aman semua dari Covid-19," kata Taswanto saat ditemui Kompas.com, Minggu (15/8/2021).

Mengenai protokol kesehatan, Taswanto mengatakan warga sangat patuh.

"Tapi mungkin Covid-nya yang tidak tahu kalau ada Dusun Kedungglatik karena jalan menuju sini sangat susah, sehingga Covid-19 tersesat," ujarnya berseloroh.

Akses menuju Dusun Kedungglatik memang sangat memprihatinkan.

Dari Balai Desa Candirejo berjarak sekitar lima kilometer dengan kondisi jalan yang sangat parah.

Tampak cor beton yang rusak, jalan tanah berdebu di musim kemarau, dan berbatasan langsung dengan jurang, serta harus melewati sungai butuh perjuangan dan konsentrasi ekstra untuk sampai ke Dusun Kedungglatik.

Bahkan, rombongan Wakil Bupati Semarang Basari dan Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening harus berganti mobil saat memberikan bantuan ke dusun yang terdampak pembangunan Bendungan Jragung ini.

Mobil dinas diparkir di Balai Desa Candirejo dan selanjutnya mereka naik mobil jip yang biasa digunakan untuk offroad.

"Kalau mobil biasa sayang dan nanti tersendat karena rutenya naik turun juga. Kalau sopirnya tidak terbiasa, bisa rawan," kata Bondan.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang Basari mengatakan, bantuan sembako diberikan kepada warga Dusun Kedungglatik.

"Bantuan itu sudah disalurkan secara bertahap, demi memastikan tidak ada yang ketinggalan di masa-masa sulit ini. Pemerintah terus menyasar warga-warga yang terdampak Covid-19 namun tidak masuk dalam data," jelasnya.

Basari mengungkapkan, Pemerintah kabupaten Semarang tidak ingin ada warganya yang tidak bisa makan akibat pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, jajaran pemda dibantu TNI dan Polri terus mencari dan memverifikasi warga terdampak supaya mendapatkan bantuan.

https://regional.kompas.com/read/2021/08/16/084238578/mungkin-covid-19-tersesat-saat-mau-menuju-dusun-kedungglatik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.