NEWS
Salin Artikel

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Situs Peninggalan Majapahit Ditutup

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah situs cagar budaya peninggalan Majapahit di wilayah Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditutup untuk umum.

Penutupan tersebut ditandai dengan pemasangan papan pengumuman yang dipasang di pintu gerbang masing-masing situs.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Zakaria Kusinin mengatakan, penutupan tersebut berlaku sejak 21 Juni 2021 hingga 2 Juli 2021.

"Tahap pertama sampai 2 Juli 2021. Apakah setelah 2 Juli akan dibuka, kami belum bisa memastikan. Mungkin (penutupan) akan diperpanjang kalau kasus Covid-19 masih tinggi," ujar Zakaria, kepada Kompas.com, Senin (28/6/2021).

Zakaria menuturkan, tujuan penutupan situs-situs purbakala dari akses pengunjung dan wisatawan adalah untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan di kawasan cagar budaya.

Harapannya, kata dia, kawasan situs cagar budaya yang biasanya menjadi sasaran wisatawan untuk berlibur, tidak menjadi klaster penularan Covid-19.

Zakaria mengatakan, penutupan situs cagar budaya merujuk pada Surat Edaran (SE) Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nomor 4924/F.F1/TI.00.04/2021.

Dalam surat yang dikeluarkan pada 21 Juni 2021 tersebut, dijelaskan penutupan pelayanan cagar budaya dimulai 21 Juni hingga 2 Juli 2021.

Berdasarkan surat tersebut, pihaknya menutup seluruh situs peninggalan Majapahit yang berada di kawasan cagar budaya nasional Trowulan.

Menurut Zakaria, penutupan situs cagar budaya tidak hanya untuk situs peninggalan Majapahit di wilayah Trowulan, Kabupaten Mojokerto.


Situs-situs cagar budaya peninggalan Majapahit maupun era sebelumnya yang banyak tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur, juga ditutup.

"Situs yang memiliki juru pelihara (Jupel), kami pastikan ditutup. Semua situs yang pengawasan dan pelestariannya di bawah BPCB Jawa Timur, kami tutup," kata Zakaria.

Dia menambahkan, BPCB Jawa Timur bertanggungjawab atas pelestarian situs-situs cagar budaya dan benda purbakala di wilayah Jawa Timur.

Pengawasan dan pelestarian yang dilakukan oleh BPCB Jawa Timur, tidak terbatas pada jejak arkeologis peninggalan Majapahit.

Mereka juga bertanggungjawab terhadap pelestarian situs-situs yang menjadi jejak arkeologis, sebelum dan sesudah Majapahit.

Pantauan Kompas.com, Senin (28/6/2021), situs cagar budaya yang tampak ditutup untuk akses pengunjung antara lain Candi Brahu dan Candi Gentong, serta Candi Gapura Bajang Ratu dan Candi Tikus.

Beberapa situs tersebut, selama ini dibuka untuk umum dan menjadi destinasi wisata cagar budaya yang menarik minat banyak masyarakat untuk berkunjung.

Selain situs-situs peninggalan Majapahit, Museum Purbakala yang berada di Trowulan juga tidak membuka pelayanan untuk umum.

https://regional.kompas.com/read/2021/06/28/213534378/antisipasi-penyebaran-covid-19-situs-peninggalan-majapahit-ditutup

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.