NEWS
Salin Artikel

Bermula dari Serahkan PIN ATM, Uang Milik TKW Dikuras Kekasihnya, Ini Kronologinya

KOMPAS.com - DV, yang berprofesi sebagai tenaga kerja wanita (TKW), mengalami kerugian materi hingga Rp 21,8 juta akibat rekeningnya dikuras oleh kekasihnya, S.

DV dan S awalnya berkenalan di media sosial pada Desember 2020.

Februari tahun ini, perempuan asal Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, itu pulang ke Indonesia.

Sebulan pascakepulangannya, DV kepingin membangun rumah. Ia lalu meminta bantuan S.

"Lantaran percaya terhadap pelaku, korban meminta tolong dua kali untuk mengambilkan sejumlah uang melalui ATM. Korban juga menyebutkan nomor pin ATM kepada pelaku," beber Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Sawoo AKP Paidi, Jumat (23/4/2021).

Selalu beralasan saat dimintai struk

Akan tetapi, DV diduga dimanfaatkan oleh S untuk mengeruk keuntungan.

Pria yang bekerja sebagai penyiar radio di Madiun ini sering mengambil uang berlebih. Uang itu disimpan tanpa sepengetahuan DV.

Saat DV meminta struk pengambilan uang, S selalu saja beralasan.

Kata Paidi, saat pertama kali dimintai tolong DV untuk mengambil uang, S berdalih mesin ATM kehabisan kertas struk. Ini terjadi pada 20 Maret.

Di waktu yang lain, 25 Maret, lelaki asal Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, itu mengaku kertas struk telah dibakar.

Lalu, pada 1 April, S mengambil kartu ATM korban secara diam-diam di kamar DV. Tanpa sepengetahuan DV, S menarik Rp 10 juta.


Kaget uangnya banyak yang hilang

Sewaktu mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM), DV kaget karena uangnya banyak yang raib.

Kejadian ini dia laporkan ke Polsek Sawoo pada 5 April lalu.

Polisi kemudian melakukan pelacakan terhadap pelaku. Ternyata, untuk menghindari kejaran polisi, S sering berpindah-pindah.

Pelaku berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polsek Sawoo di rumah kontrakannya.

Polisi turut menyita dua buah ponsel, satu buah laptop, speaker aktif, dan sejumlah uang.

Tersangka dijerat Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Perdana (KUHP) tentang penggelapan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi | Editor: Robertus Belarminus)

https://regional.kompas.com/read/2021/04/24/145141178/bermula-dari-serahkan-pin-atm-uang-milik-tkw-dikuras-kekasihnya-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.