Salin Artikel

Gara-gara Share Loc, Rombongan Pengantin di Magelang Nyasar ke Acara Lain, Ini Kisahnya

MAGELANG, KOMPAS.com - Rombongan keluarga pengantin yang salah alamat diduga gara-gara share location Google Maps terjadi di Dusun Jengkol, Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Video peristiwa itu sempat viral di media sosial belakangan ini. 

Bagi sebagian besar warganet peristiwa itu adalah momentum lucu, tapi juga menjadi tanda tanya.

Sebab, share loc adalah fasilitas berbagi lokasi pada aplikasi Whatsapp yang sudah biasa digunakan masyarakat karena memiliki akurasi cukup tinggi.

Informasi yang dihimpun, rombongan keluarga yang "nyasar" itu berasal dari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Sedianya mereka akan menghadiri ke resepsi pernikahan Amalia Nur Fitri (25) dan Irvan Bagus Santoso (25) di Dusun Losari, Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, pada pukul 10.00 WIB, Minggu (4/4/2021).

Di saat bersamaan, di Dusun Jengkol, yang letaknya tidak jauh dari Dusun Losari, ada hajatan lamaran warga bernama Maria Ulfa (27).

Maria Ulfa juga sedang menunggu keluarga calon suaminya, Burhan Sidqi (27), dari Desa Ringinanum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. 

Pakde Maria Ulfa, Aryo Suyono (45) menceritakan, saat itu keluarganya memang sedang menunggu keluarga Burhan Sidqi yang terjebak macet.

Kemudian datanglah rombongan membawa berbagai buah tangan ke rumah Maria Ulfa.

Pihaknya belum pernah bertemu dengan keluarga Burhan Sidqi sehingga tidak mengenali rombongan tersebut.

"Kami belum mengenal keluarga calon suami keponakan saya, jadi penerima tamu juga mempersilakan mereka masuk. Terus saya tanya "Mana calon pengantinnya?". Keponakan saya bilang "lha iki lagi tak telpon malah durung tekan kene muni isih macet (Lha ini lagi telepon belum sampai katanya kena macet)," jelas Aryo, saat dikonfirmasi Selasa (6/4/2021).

Menurut Aryo, rombongan itu sudah terlanjur duduk, dan hendak diberi minuman, juga sudah foto-foto di depan dekorasi berhiasan inisial atau huruf U dan B. 

“Ya sudah masuk semua, sudah foto-foto di backdrop, kan namanya sini U dan B, terus ada bilang "lho ini kan perempuan Amalia". Saya terus masuk menanyakan rombongan dari mana dijawab Pemalang, Saya bilang "aduh ini salah alamat Pak, terus langsung heboh",” ceritanya.

Maria Ulfa menceritakan, kedatangan rombongan dari Pemalang itu sempat membuatnya bingung. Sebab, kekasihnya yang hendak melamarnya masih dalam perjalanan bersama keluarganya.

Dia juga tidak tahu kalau ada dusun tetangga yang sedang menggelar resepsi pernikahan di waktu yang bersamaan.

"Sekitar jam 11.00 WIB, calon saya telepon kalau hampir sampai. Dari kami ada yang menyusul ke pertigaan jalan desa, depan gang. Disitu ada rombong yang tiba juga, sama pihak saya meminta mereka untuk masuk dulu," katanya.

“Kameramen tetap video layak tamu saya sudah masuk, habis itu saya telepon calon saya kenapa tidak ada bersama rombongan. Dia menjawab ‘Lho rombongan yang mana, orang ini saya sama rombongan’.

Setelah ditanyakan nama pengantinya baru heboh mereka minta maaf, kita juga minta maaf," lanjutnya.

Pihaknya kemudia mengantar rombongan tersebut ke lokasi resepsi pernikahan di dusun tetangga. Ia juga tidak menyangka jika ada yang merekam kejadian ini hingga akhirnya diunggah dan viral di media sosial. 

Berkesan

Sementara itu, mempelai pengantin laki-laki Irvan Bagus Santoso mangaku kejadian ini justru membuat pernikahannya berkesan. Kejadian ini juga tidak dipersoalkan kedua belah pihak.

“Sangat-sangat berkesan khususnya kami pengantin, karena pengombyong sempat salah alamat. Share loc betul, kemudian dari pihak sini sudah siap-siap di titik share loc tersebut,” ujarnya.

“Lucu sih merasa kayak berkesan, ada cerita yang sudah bahagia, malah ditambah bahagia, nggak menyangka. Kita kami juga nggak punya pikiran bakal jadi viral di media sosial,” tambah Irvan.

Demikian juga sang istrinya Amalia. Pascapernikahannya itu ada banyak direct message (DM) di akun Instagramnya yang menanyakan kejadian itu. Amalia juga mengaku kejadian salah alamat ini menjadi kenangan tersendiri.

“Ya enggak gimana-gimana, biasa saja ya jadi bikin ketawa-ketawa sendiri. Ini jadi kenangan buat kami, semua orang jadi tahu," ucapnya. 

https://regional.kompas.com/read/2021/04/07/123128278/gara-gara-share-loc-rombongan-pengantin-di-magelang-nyasar-ke-acara-lain

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke