NEWS
Salin Artikel

Dapat Ganti Rugi Proyek Tol Yogya-Solo, Ini yang Dilakukan Warga Boyolali

Mereka menerima uang pengganti lahan pada 17 Februari 2021 di Kecamatan Banyudono, Jawa Tengah.

Kepala Desa Jatirejo Suyadi (60) mengatakan di Desa Jatirejo ada sebanyak 150 bidang tanah milik warga yang terkena dampak proyek pembangunan jalan Tol Solo-Yogyakarta.

Dari jumlah itu, kata dia warga yang sudah menerima uang pengganti lahan ada sebanyak 40 warga.

Sedangkan yang lainnya masih menunggu proses pembayaran karena ada persyaratan yang belum mereka lengkapi.

"Yang sudah terima uang ganti rugi ada 40 orang. Sedangkan yang lainnya belum dapat karena masih menunggu kelengkapan administrasi," kata Suyadi ditemui di Kantor Desa Jatirejo, Sawit, Boyolali, Senin (22/2/2021).

Menurutnya, 150 bidang tanah warga Desa Jatirejo yang terkena dampak proyek pembangunan jalan tol terdiri dari lahan persawahan dan pekarangan rumah.

Luas lahan tanah warga yang kena dampak proyek jalan tol bervariasi. Dari yang terkecil tiga meter persegi dan paling besar 3.330 meter persegi.

Suyadi juga mengungkap warga tidak mempermasalahkan besaran jumlah uang untuk pengganti lahan mereka.

"Kalau lahan kering itu harga per meternya Rp 1,2 juta sampai Rp 1,4 juta. Kalau lahan basah Rp 800.000 sampai Rp 985.000 per meter," kata Suyadi.


Setelah menerima pembayaran uang pengganti lahan, kata Suyadi, belum ada informasi warganya yang membelanjakan uang tersebut untuk barang mewah seperti mobil.

Warga memilih menyimpan uang pengganti lahan itu ke bank dan membelikan rumah baru.

Kasi Kesra dan Pelayanan Desa Jatirejo Anton Tri Subagyo mengatakan berdasarkan hasil pengamatan, belum ada warga yang sudah menerima uang pengganti lahan untuk membeli kebutuhan mewah.

Mereka memilih menabung uangnya ke bank untuk kebutuhan jangka panjang.

"Jadi, mungkin tidak seperti di daerah lain langsung dibelanjakan apa, tapi untuk wilayah Jatirejo menurut pemantauan kami kondusif mereka lebih cenderung ditabung untuk simpanan jangka panjang," ungkap Anton.

Dia menambahkan di Desa Jatirejo ada 150 bidang tanah yang terkena dampak proyek pembangunan jalan tol.

"Satu orang itu bisa mempunyai lebih dari satu bidang tanah. Ada yang punya dua bidang tanah dan tiga bidang tanah," kata dia.

https://regional.kompas.com/read/2021/02/22/16470191/dapat-ganti-rugi-proyek-tol-yogya-solo-ini-yang-dilakukan-warga-boyolali

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Regional
Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Regional
Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Regional
Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Regional
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Regional
Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi

Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi

Regional
Putrinya Dibiayai Kuliah S2, Satu Keluarga dari Papua Ucapkan Terima Kasih kepada Ganjar

Putrinya Dibiayai Kuliah S2, Satu Keluarga dari Papua Ucapkan Terima Kasih kepada Ganjar

Regional
Bupati Trenggalek Bertemu Sri Sultan HB X Bahas Pemulihan Ekonomi dan Pengembangan Budaya

Bupati Trenggalek Bertemu Sri Sultan HB X Bahas Pemulihan Ekonomi dan Pengembangan Budaya

Regional
Kunjungi Singapura, Walkot Makassar Bahagia Bertemu dengan 2 Sahabat Lama

Kunjungi Singapura, Walkot Makassar Bahagia Bertemu dengan 2 Sahabat Lama

Regional
Gubernur Sulteng Salurkan Bantuan Rp 500 Juta dan 1 Truk Sembako untuk Korban Banjir Torue

Gubernur Sulteng Salurkan Bantuan Rp 500 Juta dan 1 Truk Sembako untuk Korban Banjir Torue

Regional
Gandeng Alami, Dompet Dhuafa Bangun Sumur Wakaf di Ponpes Al-Mujahidah NW Bantuas

Gandeng Alami, Dompet Dhuafa Bangun Sumur Wakaf di Ponpes Al-Mujahidah NW Bantuas

Regional
Dompet Dhuafa Resmikan Masjid Az-Zahra untuk Kemashlatan Umat

Dompet Dhuafa Resmikan Masjid Az-Zahra untuk Kemashlatan Umat

Regional
Kasus PMK Menurun dan Kurban Lancar, Wagub Jabar: Lanjutkan Vaksinasi Hewan Ternak

Kasus PMK Menurun dan Kurban Lancar, Wagub Jabar: Lanjutkan Vaksinasi Hewan Ternak

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.