NEWS
Salin Artikel

Duka Keluarga Riyanto, Mimpikan Kepulangan Almarhum hingga Makamkan Jenazah 3 Pekan Usai Jatuhnya Sriwijaya Air

Tak berselang lama usai menutup telepon, keluarga dikejutkan dengan kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang membawa Riyanto dan sang kakak, Suyanto (40).

Setelah tiga pekan pencarian, kini jenazah kakak beradik Riyanto dan Suyanto dimakamkan bersebelahan di Kecamatan Tangen, Sragen, Jawa Tengah, Minggu (31/1/2021).

Mereka bercakap-cakap melalui telepon sekitar pukul 13.00 WIB.

Kakak ipar Riyanto, Mustofa mengatakan, selang beberapa jam kemudian sang anak kembali merengek ingin menelepon Riyanto.

Namun keluarga justru mendapatkan kabar mengejutkan bahwa pesawat yang ditumpang Riyanto hilang kontak empat menit usai lepas landas.

"Jam tiga sore anaknya (Riyanto) nangis pengin telepon bapaknya terus tapi sudah tidak bisa. Terus jam 5 sore dapat berita breaking news atau dari Facebook ada gambar pesawat Sriwijaya hilang kontak," tutur Mustofa pada Senin (11/1/2021).

Mustofa kemudian mengecek WhatsApp Riyanto. Benar saja, pria asal Sragen itu menjadi salah satu penumpang Sriwijaya Air.

"Tak lihat story (WA) terakhir Riyanto foto tiket pesawat, ternyata sama Sriwijaya Air. Saya pulang kerja langsung ke sini (rumah Riyanto). Di sini sudah ramai orang," kata dia.

Keduanya berangkat ke Pontianak untuk mengerjakan pemasangan rolling door.

Riyanto sempat mencari persyaratan tes PCR untuk naik pesawat beberapa hari sebelum Sriwijaya Air Jatuh pada Sabtu (9/1/2021).

Ia pun pergi ke Jakarta pada Kamis (7/1/2021).

"Senin atau Selasa itu cari test swab PCR. Di Sragen ini tidak ada yang cepat hasilnya. Tidak ada yang langsung jadi. Terus sudah niat tidak mau berangkat," tutur dia.

"Rabu malam berangkat ke Jakarta. Kamis sampai di Jakarta. Terus Jumat cari test swab itu. Sabtu pagi dapat hasilnya terus berangkat ke bandara (Soekarno-Hatta) untuk ke Pontianak," kata dia.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 192 rute Jakarta-Pontianak yang dinaiki kakak beradik Riyanto dan Suyanto terjatuh, empat menit usai lepas landas.

Seharusnya pesawat tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak pada pukul 15.15 WIB, namun pesawat bernomor penerbangan SJ 182 itu tak kunjung datang.

Kontak terakhir pesawat tersebut terjadi pada pukul 14.40 WIB.

Ketika terjatuh, pesawat membawa 62 orang yang terdiri dari kru dan penumpang.

Sang istri mimpikan almarhum pulang sambil tersenyum

Melansir Tribun Jateng, Istri Riyanto, Ernawati mengaku terus memimpikan suaminya pulang selama masa pencarian korban jatuhnya pesawat.

Ernawati bahkan menghitung telah tiga kali memimpikan Riyanto.

"Saya memimpikan suami saya datang ke rumah, datang dengan tersenyum kepada saya, terlihat bahagia. Udah tiga kali selama 20 hari ini," tutur Erna pilu, seperti dilansir dari Tribun Jateng.

Sang anak yang masih kecil pun terus menangis mencari sosok sang ayah setiap bangun tidur.

Jenazah teridentifikasi pada 29 Januari 2021

Pada 29 Januari 2021, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi jenazah Riyanto dan Suyanto.

Jenazah dipastikan adalah kakak beradik asal Sragen berdasarkan hasil pencocokan DNA antemortem dan postmortem.

Kakak beradik itu teridentifikasi bersamaan dengan jenazah sang pilot pesawat, Kapten Afwan.

"Pertama korban atas nama Afwan RZ, kedua atas nama Suyanto (40) ketiga atas nama Riyanto (32)," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono.

Sementara itu, Kepala Desa Katelan Kunto Cahyono menjelaskan, dua jenazah akan diberangkatkan dari Jakarta ke Bandara Internasional Yogyakarta pada Minggu (31/1/2021).

Kemudian dari Yogyakarta dibawa menuju Sragen melalui perjalanan darat.

"Dilanjutkan perjalanan darat dari Yogyakarta ke Sragen kira-kira sampai rumah duka sekitar jam 12.00 WIB," kata Kunto.

Dimakamkan bersebelahan

Jenazah kakak beradik tersebut dimakamkan bersebelahan di pemakaman Dukuh Tengaran, Katelan, Tangen, Sragen, Jawa Tengah pada Minggu (31/1/2021).

Isak tangis keluarga pun pecah saat peti jenazah tiba di rumah duka di Dukuh Tengaran, Katelan, Sragen sekitar pukul 11.45 WIB.

"Pemakaman dalam satu tempat di pemakaman Tengaran. Dari pihak Sriwijaya Air juga hadir di sini untuk proses pemakaman," ujar Kunto di Sragen, Jawa Tengah.

Sang ayahanda dua kakak beradik tersebut, Wagiyo (66) menuturkan, telah mengikhlaskan kepergian anak-anak mereka.

"Saya ikhlas apa pun yang terjadi. Yang penting jasadnya ditemukan," kata Wagiyo.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor : Dony Aprian, Robertus Belarminus), Tribun Jateng

https://regional.kompas.com/read/2021/02/01/06060041/duka-keluarga-riyanto-mimpikan-kepulangan-almarhum-hingga-makamkan-jenazah-3

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.