NEWS
Salin Artikel

28.760 Vaksin Covid-19 Tiba di NTB, Diprioritaskan untuk Petugas Medis

MATARAM, KOMPAS.com - Sebanyak 28.760 dosis vaksin Sinovac tiba di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (5/1/2021) pukul 10.30 Wita.

Vaksin virus Covid-19 tersebut diangkut menggunakan mobil boks pendingin, menuju tempat penyimpanan sementara di Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dan TNI, vaksin dipindahkan dari mobil boks menuju gedung cold chain di Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Nurhandini Eka Dewi menyebutkan, vaksin yang diterima ini akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

"Telah dikirim 15 koli vaksin Covid-19 dengan jumlah 28.760, ini dipakai untuk tenaga kesehatan yang ada di Nusa Tenggara Barat," kata Eka, dalam rilis resmi di Kantor Dinas Kesehatan NTB, Selasa (5/1/2021).

Pemberian vaksin akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit rujukan utama dan rumah sakit rujukan kedua yang menangani pasien Covid-19.

Eka menuturkan, sampai tanggal 3 Januari 2021 pukul 23.59 WITA, dari 30.000 tenaga kesehatan yang terdata, 25.000 tenaga kesehatan sudah masuk dalam sistem informasi sumber daya manusia kesehatan.

Masih tersisa 5.000 tenaga kesehatan yang belum masuk dalam sistem informasi sumber daya manusia kesehatan.

"Yang sudah masuk di sistem, sekitar 25.000, nah inilah yang menjadi sasaran kami," kata Eka.

Eka mengatakan, sebelum pelaksanaan vaksin Covid-19, pihaknya akan melakukan screening.

"Kami akan pastikan bahwa semua tenaga kesehatan kami nantinya betul-betul sesuai dengan persyaratan termasuk yang boleh divaksinasi. Bila dia termasuk yang tidak boleh divaksinasi, maka tidak diberikan vaksinasi," kata Eka.


Saat ini, vaksin Covid-19 yang baru tiba, telah disimpan di cold room Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Ruang pendingin dengan kapasitas 37.000 liter, saat ini dikhususkan untuk penyimpanan vaksin Covid-19.

"Cold room kami kapasitasnya 37.000 liter, itu kami kosongkan khusus untuk vaksin Covid-19," kata dr Eka.

Vaksin Covid-19 ini akan disimpan sementara di cold room hingga jadwal vaksinasi dilaksanakan.

"Jadi rantai dingin itu penting untuk menjaga keamanan dan keefektifan vaksin," kata Eka.

Eka menambahkan, pelaksanaan vaksinasi nantinya akan dilaksanakan hanya di sarana kesehatan yaitu di rumah sakit dan puskesmas.

"Ada 31 rumah sakit dan 171 puskesmas yang sedang kami masukkan ke dalam sistem pelayanan yang akan melakukan pelayanan vaksinasi," tutup Eka.

https://regional.kompas.com/read/2021/01/05/14093661/28760-vaksin-covid-19-tiba-di-ntb-diprioritaskan-untuk-petugas-medis

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.