NEWS
Salin Artikel

Kawasan Wisata DIY Diputuskan Tutup Saat Malam Tahun Baru, Pengelola: Kenapa Mendadak Baru Sekarang?

Dinas Pariwisata Gunungkidul berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengawasan kawasan wisata.

"Iya dibatalkan semua, setelah hari ini muncul surat edaran dari Pemda DIY," kata Pengelola wisata kawasan Pantai Nglambor, Yusuf Aditya Putratama saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (30/12/2020).

Dijelaskan ada 20 orang dari Kota Yogyakarta yang berencana menginap menggunakan tenda di Kawasan Pantai Nglambor, Purwodadi, Tepus.

Mereka rencananya akan menghabiskan malam pergantian tahun di sekitar pantai, dan menikmati sunset terakhir di tahun 2020.

Keputusan mendadak, pengelola rugi

Diakuinya keputusan mendadak ini menyebabkan kerugian tidak sedikit dari pihak pengelola.

"Sebenarnya kami menyayangkan kenapa baru sekarang muncul larangan menginap. Seharusnya bisa jauh hari dan kita mempersiapkan diri dengan tidak menerima pesanan," ucap Yusuf.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengakui sudah mendengar adanya keputusan pemda DIY, Formompimda DIY, di Mapolda DIY, terkait keputusan penutupan Destinasi wisata tutup pukul 18.00 WIB pada Kamis 31 Desember 2020.

"Otomatis kegiatan tersebut (destinasi Wisata) khususnya yang ada di Pantai pada jam tersebut kami tidak menarik  retribusi. Selanjutnya akan koordinasikan pemerintah Kalurahan, karena selama ini pemungutan dimalam hari dari Kalurahan," ucap Harry.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengawasan malam pergantian tahun.

"Yang jelas dari surat itu menghndari kerumunan, tentu saja protokol di hotel ada SOP mengenai protokol kesehatan," ucap Harry.

"Untuk camping seharusnya tidak boleh," kata dia.


Polisi akan tindak tegas kerumunan

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk membantu pemerintah untuk melakukan pengawasan terkait pencegahan kerumunan. Dasar penindakan mengacu pada maklumat Kapolri serta instruksi dari Gubernur DIY.

"Kami siap menindak tegas dengan membubarkan kerumunan pada saat malam pergantian tahun," kata Agus.

Pihaknya sudah menyiapkan personel, baik yang ada di polres maupun petugas yang berada di polsek.

Selain itu, juga ada pembatasan waktu beraktivitas yang dibatasi hanya sampai pukul 22.00 WIB.

Agus menyebut pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemkab hingga pengelola penginapan maupun pemilik resto di Gunungkidul.

Dalam pertemuan tersebut meminta tidak ada kegiatan pada saat malam pergantian tahun. 

https://regional.kompas.com/read/2020/12/31/07395711/kawasan-wisata-diy-diputuskan-tutup-saat-malam-tahun-baru-pengelola-kenapa

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.