NEWS
Salin Artikel

Cerita Dua Sepupu di Bali Buat Bar Minuman di Atas Vespa Tua

DENPASAR, KOMPAS.com - Sikap pantang menyerah menjadi pegangan Made Sudarsana dan Putu Yukti Prayoga, warga Denpasar, Bali, di tengah pandemi Covid-19.

Keduanya yang menganggur akibat pandemi ini memutar otaknya menciptakan peluang baru untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Made Sudarsana merupakan musisi yang kerap manggung di kafe dan pemain keyboard Tol Band Tol. Sejak Maret, ia tak lagi manggung di kafe-kafe karena banyak yang tutup.

Sementara, Putu Yukti Prayoga merupakan pekerja di kapal pesiar yang dipulangkan sejak Maret 2020 lalu.

Keduanya yang merupakan sepupu ini lalu memiliki ide membuat Vesbar atau sebuah bar keliling di atas Vespa Super tahun 1977.

Ide tersebut muncul setelah berselancar di internet. Saat itu, mereka menemukan ide bisnis berjualan minuman di atas motor tua.

Kebetulan saat itu Sudarsana memiliki vespa sementara Prayoga memiliki keahlian sebagai bartender atau peracik minuman.

Mereka kemudian memodifikasi vespanya yakni menambahkan meja bar di atas vespa.

Dalam modifikasi ini keduanya menghabiskan sekitar Rp 2,5 juta dan Vesbar mulai buka pada pertengahan Mei 2020.

"Karena kami terdampak pandemi dan mikir bagaimana bertahan di massa pandemi ini," kata Sudarsana, sata ditemui di lokasi jualannya, Jalan Bukit Tunggal, Denpasar, Jumat (20/11/2020).

Ia mengatakan, Vesbar menjual varian menu mocktail, mix juice, dan kopi.

Variannya seperti Bali Green, Bali Ocean, Mojito, Bali Sunset Jelly, Jelly Fruit Squash.


Kreasi mocktail ini diberi nama-nama yang mendeskripsikan Bali. Adapun harganya setiap gelasnya Rp 10.000.

"Minuman dengan kisaran harga Rp 10.000 ada kopi juga. Kami tak jual alkohol biar kita bisa dapat semua kalangan, anak-anak hingga remaja," kata dia.

Dua bulan pertama, Vesbar berjualan di Lapangan Puputan, Renon hingga Pantai Kuta, Badung.

Di dua tempat itu, mereka kerap kejar-kejaran dengan petugas Satpol PP.

Setelah itu, Vesbar mulai berkolaborasi dengan berjualan di studio-studio musik hingga angkringan penjual makanan lainnya.

Mereka kini juga selalu berjulan di Sunday Market di Kebon Vintage Cars, Kesiman, Denpasar, tiap hari Minggu.

Kemudian, sebulan terakhir berjulan di Jalan Bukit Tunggal, Denpasar.

Sementara itu, Prayoga mengaku Vesbar kerap menerima panggilan untuk sebuah acara seperti ulang tahun dan pernikahan.

Setelah beberapa bulan buka, ia mengaku bersyukur karena mulai banyak pelanggan.

Sehari-hari, mereka kadang menjual sebanyak 20 gelas minuman.

"Biasanya 20 gelas kita buka dari jam 14.00 hingga jam 21.00 malam," kata dia.

Ia bercita-cita membuka satu bar lagi di kemudian hari karena respons pembelinya cukup baik.

"Empat bulan terakhir ini prospeknya bagus. Kita rencana buka bar lagi, jadi satu keliling dan satu netap di satu lokasi," kata dia.

https://regional.kompas.com/read/2020/11/21/13054931/cerita-dua-sepupu-di-bali-buat-bar-minuman-di-atas-vespa-tua

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.