NEWS
Salin Artikel

Kisah Penjual Rujak Cantik Asal Tasikmalaya: Dulu Anak Manja, Kini Tak Malu Jualan di Pinggir Jalan

Tari selama ini hanya sebagai ibu rumah tangga mengurus ketiga anaknya dan suaminya Rian (30), yang mengaku selama ini sebagai wiraswasta.

"Saya memang anak paling manja di antara saudara-saudara saya. Dulu tapi Pak. Sekarang saya mencoba membantu penghasilan suami saya dengan berjualan rujak jambu kristal di pinggir jalan ini," jelas Tari kepada Kompas.com, Senin (16/11/2020).

Dagangan laris gara-gara fotonya viral

Tari tak menyangka dirinya dan dagangannya akan mudah dikenal orang setelah foto-fotonya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Padahal, dirinya sebelumnya tak mengetahui kalau foto-fotonya sedang dagang rujak menyebar oleh seseorang yang memotretnya.

"Saya gak tahu kalau viral begini. Saya tahunya berjualan rujak, eh tiba-tiba banyak pembeli yang bilang, selamat mbak viral dan jualannya laku keras. Alhamdulillah," tambah Tari.

Mulanya, Tari sejak awal berjualan dua pekan lalu hanya mampu menjual 10 kilogram jambu sebagai bahan baku rujaknya dalam sehari.

Berkah di balik pandemi, jual 100 kg jambu per hari

Kini, dirinya mampu menghabiskan 100 kilogram jambu kristal buat rujak dalam sehari.

"Sekarang saya sama suami juga suka bantu, kqlau kerjaannya sudah beres. Soalnya, kalau sendirian saya capek gak ketahan pembelinya," tambahnya.

Sebungkus rujak jambu kristal Tari dihargai Rp 10.000.

Sampai dirinya viral harga masih sama dan enggan menaikan harga karena sesuai dengan pasaran harganya di Kota Tasikmalaya sejumlah itu.

"Saya disyukuri saja, Alhamdulillah. Saya gak akan ajimumpung, segini juga sudah sangat bersyukur sekali," kata dia.

Namun, karena tekad kuat dan niat baiknya membantu suami, Tari kini menjelma sebagai tukang rujak terkenal kecantikan parasnya dan rujaknya enak.

"Iah, saya sempat diolok-olok keluarga karena enggak percaya kalau saya akan mampu berdagang di pinggir jalan seperti ini," ujar dia.

Tari pun mengaku tak malu berjualan di pinggir jalan meski paras dan penampilannya seperti sosialita kelas atas selama ini.

Dirinya menilai berjualan halal itu sangat bermanfaat bagi keluarga dan mampu memberikan edukasi bagi anak-anaknya dalam berusaha.

"Ngapain malu, saya senang bisa memberikan pendidikan juga kepada anak-anak, bagaimana usaha orangtua selama ini untuk membesarkan anak-anaknya," pungkasnya.

Berjualan dibantu adik dan paman

Sebelumnya, Tari Putri (26), perempuan cantik asal Perumahan Bumi Resik Panglayungan Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, mendadak ramai diperbincangkan netizen di media sosial pasca dua pekan berjualan rujak di pinggir jalan perkotaan Tasikmalaya.

Terutama sosoknya yang memiliki paras cantik dengan kulit putih tersebut rela berpanas-panasan mengais rezeki berjualan rujak di pinggir jalan.

Tari dibantu adik dan pamannya telah dua pekan berjualan rujak di trotoar Jalan RE Martadinata dekat Simpang Lima Kota Tasikmalaya.

Tari nampak sedang mempersiapkan segala keperluan jualan saat ditemui pada Senin (16/11/2020).

Perempuan berhidung mancung dan berkulit putih ini siap menjemput rezeki dengan membuka lapak jualan rujak jambu kristal.

https://regional.kompas.com/read/2020/11/16/16170931/kisah-penjual-rujak-cantik-asal-tasikmalaya-dulu-anak-manja-kini-tak-malu

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.