NEWS
Salin Artikel

Duduk Perkara Pengemudi Mobil Dikeroyok Ratusan Pengendara Motor di Makassar

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi terus memburu anggota kelompok bermotor yang mengeroyok pengemudi mobil tepat di samping kantor Polsek Rappocini, Kota Makassar, Jumat (13/11/2020).

Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtjahyana mengatakan, kondisi korban berinisial ASR (22) telah berangsur pulih setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit.

Nurtjahyana mengungkapkan, pengeroyokan bermula ketika ASR yang mengemudikan mobilnya dihalangi oleh ratusan anggota kelompok bermotor saat melintas di Jalan Veteran, Kecamatan Makassar.

Diduga ratusan anggota kelompok motor tersebut baru selesai menyaksikan balapan liar yang terjadi di jalan itu.

"Dia (korban) merasa terhalangi. Dia klakson tapi pemotor ini tidak mau minggir," kata Nurtjahyana saat dikonfirmasi, Senin (16/11/2020).

Karena kesal dihalangi, kata Nurtjahyana, ASR mengeluarkan air soft gun dengan maksud untuk menakut-nakuti pemotor yang menghalanginya sekaligus agar dibukakan jalan.

Namun karena merasa terancam, para pemotor ini malah balik menyerang dengan melempari mobil korban dengan batu dan busur.

Kejar-kejaran pun terjadi hingga ke Jalan Sultan Alauddin Makassar. Mobil korban akhirnya rusak parah setelah dihentikan tepat sebelum belok ke kantor polisi.

Air soft gun milik ASR, kata Nurtjahyana, kini hilang bersama sebuah ponsel saat korban melarikan diri ke Polsek Rappocini.

"Dia (korban) merasa kesal. Dia keluarkanmi itu air shoft gun. Dia todongkan tapi untuk nakut-nakuti. Tidak ada keterangan dia ingin tembakkan," ujar Nurtjahyana.

Terkait dengan informasi yang menyebut korban dan rekannya dalam kondisi mabuk, Nurtjahyana mengatakan hal tersebut tidak benar.

Dia mengatakan, korban ASR sebelum melintas di jalan yang dikuasai pelaku memang baru pulang dari sebuah kafe di Kota Makassar.

Di situ, korban mengonsumsi minuman beralkohol tetapi tidak sampai mabuk.

"Dalam kondisi sadar. Tidak ada pengaruh minuman keras. Keterangannya itu dia di salah satu kafe terus dari situ dia agak minum tapi sedikit jadi tidak hilang kesadarannya," tutur Nurtjahyana.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video berdurasi 18 detik memperlihatkan sekelompok pria yang saling berboncengan motor menghancurkan sebuah mobil berwarna merah menjadi pembicaraan di grup WhatsApp.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Jalan Sultan Alauddin tepat di samping kantor Mapolsek Rappocini, Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Jumat (13/11/2020) dini hari.

Penyerangan tersebut, kata Supriady, tidak hanya merusak mobil.

Namun si pengemudi mobil berinisial ASR (22) tersebut mengalami luka berat di sekujur tubuh dan kini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

https://regional.kompas.com/read/2020/11/16/10440101/duduk-perkara-pengemudi-mobil-dikeroyok-ratusan-pengendara-motor-di-makassar

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.