NEWS
Salin Artikel

Pengacara Bahar bin Smith: Yang Isi BAP dan yang Tanda Tangan Siapa?

Penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut laporan pada 4 September 2018 lalu, dengan pelapor bernama Andriansyah.

Hal tersebut diketahui berdasarkan surat nomor B/4094/X/2020/Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat yang dikeluarkan di Bandung pada 21 Oktober 2020.

Bahar diduga melakukan penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP dan 351 KUHP.

Merespons hal tersebut, pengacara Bahar bin Smith, Aziz Yanuar mengatakan bahwa banyak pernyataan polisi yang bertendensi menjadikan Bahar sebagai seorang tersangka.

"Mereka itu ya mau melanjutkan proses, kan pertama penyelidikan, di-BAP pelapor, di-BAP terlapor, minimal pelapor juga di-BAP, memenuhi tanda tangan, sehabis itu penyidikan. Nah, itu orangnya (pelapor) saja enggak pernah datang. Terus (Bahar) ditetapkan tersangka. Jadi yang isi BAP dan yang tanda tangan siapa?," kata Aziz saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/10/2020).

Menurut Aziz, kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan kliennya tersebut merupakan kasus lama.

Bahkan, menurut Aziz, pihak pelapor dan terlapor sudah saling memaafkan dan telah berdamai.

Tak cuma itu, Aziz mengatakan, korban penganiayaan juga telah mencabut laporan polisi pada 8 Juni 2020.

Dia memastikan bahwa dokumen pencabutan laporan tersebut ditandatangani langsung oleh pelapor dengan No.Pol: Lp/60/IX/2018/JBR/RestaBgr, tanggal 4 September 2018, di Kantor Kepolisian Resor Kota Bogor dan/atau Kantor Kepolisian Jawa Barat.

Lebih lanjut, Aziz menjelaskan bahwa dalam Undang-Undang Kepolisian Pasal 14 ayat 1 huruf K dijelaskan, tugas dan wewenang kepolisian adalah memberikan jaminan kepada masyarakat sesuai kepentingan dalam lingkup tugas kepolisian.

Ketika pihak pelapor dan terlapor sudah bersepakat dan merasa adil ketika kasus tidak dilanjutkan, menurut Aziz, seharusnya pihak kepolisian tak bisa memaksa proses hukum.

"Maksud kita, ya kalau mau kriminalisasi langsung saja dibawa sidang pengadilan. Bilang saja bersalah, nanti upaya kita main opini publik," ucap dia.

Aziz mengatakan, Bahar bin Smith hanya menanggapi santai terhadap penetapan tersangka itu.

"Respons Habib Bahar ya santai saja, karena sudah tahu bakal begini. Mau diputar-putar gimana kek. Mau bilangnya enggak ada laporan dicabut, terserah mereka," kata Aziz.

Pada Kamis kemarin, Aziz memastikan bahwa kuasa hukum Andriansyah kembali mencabut laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan Bahar.

Surat ditujukan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar.

"8 Juni sudah pernah dikirim, Polresta Kota Bogor yang menerima laporan menolak. Akhirnya dikirim ke penyidik Polda Jabar, waktu itu namanya Pak Cucu. Kemarin dikirim lagi dokumennya itu dari kuasa hukumnya pelapor," kata Aziz.

Sebelumnya, tim kuasa hukum Andriansyah, Hendy P membenarkan bahwa pihaknya kembali mencabut laporan polisi.

"Iya betul, dilampirkan surat pencabutan yang lama juga," kata Hendy saat dikonfirmasi.

https://regional.kompas.com/read/2020/10/30/20403971/pengacara-bahar-bin-smith-yang-isi-bap-dan-yang-tanda-tangan-siapa

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.