Salin Artikel

Sempat Terendam Air 2 Meter, Banjir di 3 Perumahan di Kabupaten Bogor Mulai Surut

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Banjir yang sempat merendam tiga perumahan di Kawasan Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sudah mulai surut.

Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, pihaknya menerjunkan tim untuk membantu warga membersihkan lumpur dan tumpukan sampah.

"Kondisi sekarang (banjir) sudah surut, cuman sisa lumpur masih banyak di jalan, di dalam rumah, masjid, dan di sekolah," kata Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/10/2020).

Adapun fasum yang masih dilumuri lumpur ada sebanyak 19 masjid dan mushola, kemudian Sekolah Akbid Bunda Auni, Sekolah Daarel Salam, dan Sekolah Bunda.

Saat ini, lanjut Adam, warga korban terdampak banjir sudah kembali ke rumah masing-masing.

Tak ada korban jiwa serta kerusakan bangunan akibat bencana banjir.

Hanya saja, kata dia, warga sangat membutuhkan bantuan berupa alat pembersih lumpur, makanan, air, selimut, dan pakaian bersih.

"Kita melakukan evakuasi warga yang terjebak beserta komponen lainnya. Karena ada beberapa spot sampai 2 meter ketinggian airnya (banjir)," ungkapnya.

Hingga kini, pembersihan lumpur dan sampah sisa banjir yang mengotori bangunan masih dilakukan oleh anggota BPBD.

Adam menyebut, dua unit truk semprot diturunkan untuk membersihkan lumpur.

"Sekarang pada bersih-bersih lumpur dibantu warga dan relawan lokal," jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Sabtu (24/10/2020) kemarin sore menyebabkan Sungai Cileungsi, Bogor meluap hingga ke permukiman warga.

Akibatnya, ratusan rumah terendam banjir di Perumahan Villa Nusa Indah 1, Villa Nusa Indah 2 dan Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketinggian air sempat mencapai 2 meter atau terlihat sudah menutupi seluruh badan mobil.

Belakangan, ketinggian air terus menyusut sejak pagi tadi dan sekarang menyisakan lumpur.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman menyebut, kejadian bermula saat Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cileungsi naik secara bertahap sejak diguyur hujan.

Namun, sekitar pukul 22.30 WIB air meluap cukup signifikan hingga membuat tinggi muka air naik menjadi 600 sentimeter.

Alhasil, air menggenangi tiga perumahan, baik jalan dan fasilitas umum lainnya hingga pagi hari tadi.

https://regional.kompas.com/read/2020/10/25/15003551/sempat-terendam-air-2-meter-banjir-di-3-perumahan-di-kabupaten-bogor-mulai

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke