NEWS
Salin Artikel

Ditolak Saat Minta Rujuk, Pria di Banjarmasin Bakar Rumah Mertua, Ini Kronologinya

Kejadian tersebut berawal saat JA bertengkar hebat dengan istrinya, LA (34) yang menolak saat diajak rujuk.

JA dan LA sudah lama pisah ranjang, LA kemudian pulang ke rumah oangtuanya dan meminta bercerai.

Walaupun sempat mengiyakan permintaan istrinya untuk bercerai, ternyata JA tak ingin berpisah dengan istrinnya. Bahkan JA sempat mengancam akan membunuh LA jika tak mau rujuk dengannya.

"Bahkan dia mengancam kalau saya tidak mau balikan, saya mau dibunuhnya, begitu dia ngomongnya," kata LA.

Bahkan menurutnya, sepekan yang lalu sang suami sempat menemuinya untuk kembali hidup bersama.

Siram minyak tanah ke tubuh istrinya

LA bercerita di hari kejadian, sang suami datang ke rumah nya saat dini hari.

Kedatangan JA sempat membuatnyanya curiga apalagi suaminya membawa minyak tanah.

Karena belum tidur, JA pun menemui suaminya. Mereka kemudian adu mulut dan tiba-tiba JA menyiramkan minyak tanah ke tubuh istrinya dan ke bagian rumah lainnya.

LA kemudian bergelut dengan suaminya dan berhasil kabur setelah membangunkan ibu dan anaknya. Saat kabur LA melihat api mulai membakar seisi rumah.

"Sebelum api membesar, saya bangunkan ibu dan anak kemudian lari meninggal rumah," ucapnya sedih.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Iptu Yadi Tullah mengatakan menurut keterangan saksi Rusdi, ia melihat JA sudah memegang korek api yang telah menyala.

Saksi Rusdi masuk ke rumah korban untuk melerai LA dan JA.

"Berdasarkan keterangan saksi, yaitu tetangga korban atas nama Rusdi yang masuk ke rumah korban yang mana saat itu ada keributan dan melihat pelaku di tangannya sudah menyalakan korek api," ujar Yadi dalam dalam keterangan yang diterima, Sabtu (17/10/2020) malam.

Namun, saksi tak sempat menggagalkan aksi nekat pelaku.

Seketika api langsung membesar dan membakar lantai dan dinding rumah yang masih berbahan dasar kayu.

Tak hanya menghanguskan rumah mertuanya, dua rumah tetangga juga ludes dilalap api.

"Api berkobar di lantai rumah dan dinding rumah. Saksi berusaha menangkap pelaku, tapi berhasil kabur," jelas Yadi.

Saksi berhenti mengejar karena kobaran api yang semakin membesar dan mengarah ke rumahnya.

Beruntung, petugas pemadam yang dihubungi warga sekitar cepat menuju lokasi kejadian dan berhasil memadamkan api.

JA kemudian ditangkap saat ia bersembunyi di kolong rumah warga di Jalan Sepakat Ujung, Kelurahan Teluk Tiram pada, Sabtu petang.

Saat diperiksa, JA mengalami luka bakar di sebagian anggota tubuhnya sehingga ia dievakusi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Pelaku di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis dikarenakan bagian tangan kanan, bagian punggung kanan dan kedua kaki korban mengalami luka bakar," ungkap Yadi.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Andi Muhammad Haswar | Editor: David Oliver Purba)

https://regional.kompas.com/read/2020/10/18/09020061/ditolak-saat-minta-rujuk-pria-di-banjarmasin-bakar-rumah-mertua-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.